Gempa M 4,8 Guncang Sigi, BMKG: Getaran Sampai Palu
Gempa Magnitudo 4,8 mengguncang Sigi, Sulawesi Tengah, dan getarannya terasa hingga Palu pada Sabtu sore.
Ilustrasi gudang beras./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY menyatakan kondisi bahan pokok jelang Lebaran diklaim masih aman dan kenaikan harga pun dinilai tidak terlalu signifikan. Jika diperlukan adanya operasi pasar untuk kebutuhan pokok, Pemda akan melibatkan BUMD Taru Martani.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan berdasarkan pantauan jajarannya kondisi stok pangan dan harga bahan pokok jelang lebaran masih berjalan normal. Menurutnya kenaikan belum terlalu signifikan. Begitu juga dengan stok minyak goreng baik curah maupun kemasan stoknya masih cukup meski pun harganya mengalami kenaikan.
BACA JUGA: Jelang Lebaran, Begini Kondisi Keramaian Pasar Beringharjo
Jika nanti terjadi kelangkaan maupun kenaikan secara signifikan, jajarannya akan mengajak BUMD Tarumartani untuk melakukan operasi pasar. Mengingat Tarumartani saat ini melebarkan sayap usahanya ke bidang pangan.
“Kami bersama dengan Bulog dan Tarumartani siap untuk melakukan operasi pasar jika memang nanti adanya kekurangan stok maupun saat harga melambung tinggi,” katanya Jumat (22/4/2022).
Direktur PT Taru Martani, Nur Achmad Affandi mengatakan selaku BUMD milik Pemda DIY yang kini mengembangkan sayap di bidang pangan, Taru Martani harus siap dengan kondisi pasar.
Selain itu juga harus responsif terhadap kondisi perkembangan dan situasi pangan di DIY. Selama ada penugasan dari Pemda DIY terkait operasi pasar tentu Taru Martani akan menjalankan karena sesuai dengan aturan bawah BUMD memungkinkan diberikan penugasan oleh pemerintah.
“Terkait dengan kemungkinan kami harus menyediakan stok pangan untuk operasi pasar, kami siap. Karena pemerintah memungkinkan untuk memberikan tugas ke kami, termasuk jika dibutuhkan ketika harus operasi pasar,” ujarnya.
Saat ini, imbuh dia, pihaknya masih memiliki stok beras sebanyak 380 ton yang tersedia di Gudang Taru Martani. Stok ini menurutnya bisa digunakan untuk operasi pasar sewaktu-waktu jika dibutuhkan.
BACA JUGA: Ada Tim Penanganan Aduan dan Informasi Pariwisata Jogja Saat Libur Lebaran
Beras tersebut pun diakuinya merupakan beras baru yang didapat dari hasil kerja sama dengan gabungan kelompok tani (gapoktan) se-DIY. Ketika panen kemudian diolah menjadi beras sehingga kualitas berasnya lebih baru bukan hasil timbunan.
“Jika kami memperoleh penugasan oleh pemerintah kami siap. Terkait jenis pangan yang disediakan selama ini memang beras tetapi bisa komoditas lain juga bisa untuk diusahakan,” katanya.
Adapun untuk komoditas lain memastikan bisa diusahakan misalnya seperti minyak goreng. Pihaknya akan koordinasi dengan distributor tingkat satu maupun tingkat dua untuk minyak goreng. “Termasuk minyak goreng ini tentu kami akan jalin komunikasi dengan distributor,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa Magnitudo 4,8 mengguncang Sigi, Sulawesi Tengah, dan getarannya terasa hingga Palu pada Sabtu sore.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.