Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida Dikaji, 32 Anak Divisum
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Ilustrasi jalan rusak./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN--Pemkab Sleman terus berupaya mengebut perbaikan sejumlah ruas jalan Kabupaten. Ditargetkan, perbaikan 52 ruas jalan itu rampung sebelum Lebaran.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menuturkan upaya perbaikan ruas jalan Kabupaten sebagai upaya menghadapi arus mudik Lebaran dan libur panjang 2022. Hal ini dilakukan agar perjalanan para pemudik aman dan nyaman.
"Saat ini ada 52 ruas jalan yang sedang diperbaiki. Saat ini perbaikan sudah mencapai 80 persen. Target kami selesai 27 April," kata Kustini, Minggu (24/4/2022).
BACA JUGA: Polisi Tangkap Pencuri Motor yang Beraksi di Mal
Kustini juga meminta agar masyarakat melaporkan apabila ada ruas jalan di Sleman yang rusak agar segera ditindaklanjuti dengan perbaikan.
"Kalau ada yang rusak laporkan. Apabila jalan provinsi nanti akan kami sampaikan [ke Pemda DIY]. Saya juga sudah berkomunikasi dengan Dinas Pekerjaan Umum DIY [DPUP ESDM DIY] agar jalan-jalan provinsi di Sleman yang rusak untuk diperbaiki," katanya.
BACA JUGA: UMY Berdayakan Petani Ikan Kolam di Mejing Kidul Gamping
Menurut Kustini, 52 ruas jalan yang diperbaiki merupakan jalur alternatif atau penyangga jalan Nasional maupun Provinsi. Sehingga perbaikan dilakukan agar bisa digunakan guna mengatasi atau mengurai kemacetan arus lalu lintas.
"Pioritas kami jangan sampai ada kemacetan. Jika memang ada kemacetan kami siapkan solusi untuk itu. Salah satunya jalur-jalur alternatif. Selain nanti tetap ada rekayasa arus lalu lintas dari kepolisian agar terjamin kelancaran selama mudik," jelas Kustini.
Selain jalan, Kustini telah meminta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memperbaiki lampu penerangan di ruas jalan-jalan Kabupaten. Dishub juga sudah melaksanakan rapat koordinasi lintas intansi terkait dengan persiapan Libur Panjang Hari Raya Idulfitri 2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.