Sebagian Besar Pelancong di Gunungkidul Tak Taati Prokes

David Kurniawan
David Kurniawan Rabu, 04 Mei 2022 17:37 WIB
Sebagian Besar Pelancong di Gunungkidul Tak Taati Prokes

Ilustrasi Pantai Baron, Desa Kemadang Tanjungsari. Rabu (17/4/2019)/Istimewa-Dokumen SAR Satlinmas Wilayah II DIY

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kawasan pantai di Gunungkidul dipadati pengunjung pada libur Lebaran, Rabu (4/5/2022), tetapi sayangnya sebagian besar wisatawan masih melanggar protokol kesehatan (prokes).

Tim SAR Satlinmas Wilayah II DIY terus mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi imbauan pemerintah dalam rangka penanggulangan penyebaran virus di area wisata.

Padatnya kunjungan wisata sudah terlihat di pintu masuk Gunungkidul yang berbatasan dengan Sukoharjo, Jawa Tengah. Iring-iringan kendaraan pengunjung terlihat menuju ke kawasan pantai di Gunungkidul.

BACA JUGA: Demi Gaji PPPK, Pemkab Gunungkidul "Korbankan" Dana Pembangunan

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono mengatakan, kawasan pantai mulai dari Poktunggal-Baron terlihat ramai dan dipadati pengunjung. Seluruh peronel yang berjumlah 69 orang diterjunkan untuk pengawasan di pantai.

“Kami selalu siaga dan siap memberikan pertolongan kepada pengunjung. Hingga Rabu siang semua masih aman dan terkendali,” kata Marjono, Rabu.

Meski demikian, dia tidak menampik ramainya kunjungan tidak dibarengi kesadaran pengunjung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Pasalnya, banyak pengunjung yang melanggar mulai dari mencopot masker hingga berkerumun pada saat bermain air di pantai.

Marjono mengatakan, imbauan kepada pengunjung agar mematuhi protokol kesehatan sudah dilakukan mulai dari pemasangan spanduk. Selain itu, juga ada imbauan melalui pengeras suara yang ada di posko pemantauan.

“Sudah kami peringatkan, tetapi masih ada yang ngeyel karena tidak mengindahkan imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online