25.640 Siswa di Gunungkidul Divaksin Campak, Difteri, dan HPV
Sebanyak 25.640 siswa di Gunungkidul menjadi sasaran BIAS 2026 dengan vaksin MR, TD, dan HPV. Target cakupan imunisasi mencapai 95%.Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Ibnu Harjuna, bocah berusia sembilan tahun asal Dusun Trukan, Karangasem, Paliyan ditemukan meninggal dunia di aliran Kali Goang di Kalurahan Paliyan. Sebelum ditemukan, korban sempat dinyatakan hilang sejak Selasa (31/5/2022) siang.
Kapolsek Paliyan, AKP Solechan mengatakan peristiwa kecelakaan sungai yang menyebabkan korban anak SD kelas dua bernama Ibnu Harjuna bermula saat korban bersama dua temannya bermain bersama. Pada Selasa siang, ketiga bocah ini bermain ke Kali Goang di Dusun Kendal, Giring.
"Ketiganya ke kali dengan naik sepeda ontel, dan sampai di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB" kata Solechan kepada wartawan, Rabu (1/6/2022).
Dia menjelaskan, tujuan tiga bocah ini ke sungai untuk berenang. Namun demikian, korban tidak ikut ajakan dua temannya berenang karena memilih bermain sendirian di aliran kali.
Baca juga: Bikin Trenyuh, Ridwan Kamil Tulis Pesan Begini di Hari Kelima Pencarian Eril
Setelah asyik berenang di sungai, kedua teman korban langsung pulang tanpa mencari keberadaan Ipnu. Pada Selasa sore, ibu korban mulai mencari keberadaan anaknya dengan bertanya ke teman-temannya.
“Diketahui Ipnu bermain ke Kali Goang. Dengan dibantu warga, keluarga pun mencari keberadaan korban," ujar mantan Kapolsek Gendangsari ini.
Sekitar pukul 20.00 WIB usaha pencarian membuahkan hasil. Korban dapat ditemukan namun dalam keadaan meninggal dunia dalam kondisi tenggelam di aliran kali tempat terakhir bermain.
“Langsung dilaporkan ke Polsek dan kami langsung mendatangi lokasi kejadian untuk pemeriksaan. Diduga korban terpeleset dan terjatuh ke sungai, berhubung tidak bisa berenang maka tenggelam," katanya.
Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bersama agar peristiwa yang sama tidak terulang kembali. Oleh karenanya, Solechan meminta kepada parang orang tua agar terus mengawasi dan memperhatikan anak-anaknya pada saat bermain di luar rumah. "Harus terus diawasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.
Lurah Karangasem, Sigit Purnomo menambahkan, warga ikut mencari korban yang hilang. Pencarian dengan menyusuri aliran sungai yang menjadi lokasi bermain. "Kebetulan sepeda yang digunakan juga masih di sekitar lokasi," katanya
Menurut dia, Ipnu ditemukan di dasar sungai dalam keadaan kaku. “Langsung diangkat ke permukaan dan sudah meninggal dunia. Sebelum pulang, korban juga sempat dibawa ke RSUD Wonosari untuk pemeriksaan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 25.640 siswa di Gunungkidul menjadi sasaran BIAS 2026 dengan vaksin MR, TD, dan HPV. Target cakupan imunisasi mencapai 95%.Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL
Harga tiket pesawat ke Jepang diprediksi lebih murah mulai September 2026. ANA dan JAL turunkan biaya tambahan bahan bakar jadi Rp3,69 juta, lebih hemat Rp1,4 j
Sekolah mahal belum tentu menjamin kesuksesan anak. Riset terhadap keluarga pengusaha sukses menemukan lima karakter utama yang justru lebih menentukan masa dep
Bupati Temanggung Agus Setyawan mengajak warga mengawasi revitalisasi sekolah swakelola agar pembangunan sesuai kebutuhan.
Pemerintah mengalokasikan Rp820,9 triliun untuk pendidikan pada RAPBN 2027, termasuk PIP, KIP Kuliah, MBG, dan Sekolah Garuda.
Instagram resmi mengganti logo teks atau wordmark setelah 10 tahun. Desain baru menuai pro dan kontra karena banyak pengguna salah membaca tulisan Instagram men