Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Ilustrasi kekerasan./Pixabay
Harianjogja.com, SLEMAN-Seorang bernama Bryan Yoga Kusuma menjadi korban penganiayaan di klub malam Holywings Jogja, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Sabtu (4/6/2022) dini hari. Polres Sleman kini tengah menyelidiki kejadian ini.
Kapolres Sleman, AKBP Achmad Imam Rifai, membenarkan adanya kejadian ini dan petugas telah menggelar penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Sedang berproses. Para pihak yang memang harus bertanggung jawab terkait kejadian ini akan kami mintai pertanggung jawaban,” ujarnya ketika dikonfirmasi, Sabtu (4/6/2022) malam.
Dalam kejadian ini, dikabarkan ada anggota kepolisian yang terlibat. Ia memastikan perlakuan kepada pelaku akan disamakan baik itu anggota maupun bukan. “Para pihak sudah kami mintai keterangan, untuk prosesnya tidak memandang misal ada keterlibatan anggota,” ungkapnya.
Ia belum bisa menyampaikan bagaimana kronologi penganiayaan ini karena proses pengambilan keterangan dari para saksi masih berlangsung. “Nanti hasilnya tentu perlu dari para pihak baik saksi-saksi yang ada di TKP maupun bukti-bukti lain yang mendukung keterangan itu,” kata dia.
Perwakilan keluarga korban, Anung Prajotho, dalam keterangan tertulisnya menuturkan kejadian bermula sekitar pukul 02.00 WIB ketika korban diprovokasi oleh seorang yang berujung pada perkelahian di depan parkiran Holywings.
BACA JUGA: Haryadi Ditangkap KPK, Warga Cukur Gundul di Balai Kota Jogja
Saat itu, orang yang memprovokasi tersebut memanggil temannya yang lain dan kemudian mengumpulkan seluruh security, preman, tukang parkir dan lainnya. “Saat perkelahian, Bryan Yoga Kusuma dihajar kurang lebih selama satu jam oleh sekitar 20 orang, dan ada juga oknum polisi yang terlibat,” ungkapnya.
Pihak keluarga tidak mengetahui peristiwa ini, sampai ada pemberitahuan dari teman korban yang juga ikut di Holywings, pada pagi harinya pukul 07.00 WIB, yang menyebutkan Bryan mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sleman.
“Pihak keluarga sangat menyayangkan, bahwa tidak seorang pun anggota polisi yang berada di Polres maupun yang terlibat di Holywings untuk memberitahukan peristiwa ini kepada pihak keluarga,” unjarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.