Anggaran Dropping Air BPBD Gunungkidul Makin Menipis
Anggaran dropping air BPBD Gunungkidul diprediksi habis September. Pemkab menyiapkan opsi tambahan melalui anggaran BTT.
Lalu lintas di ruas JJLS di segmen Planjan-Tepus, Rabu (8/6/2022). Ruas ini masih dalam pengerjaan dan ditargetkan selesai di tahun ini./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Ruas Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Kalurahan Planjan, Saptosari, Gunungkidul, belum dibebaskan sepanjang 600 meter hingga sekarang. Rencananya, pembebasan dibarengkan dengan perluasan JJLS dari Girisekar di Kecamatan atau Kapanewen Panggang hingga Planjan.
Carik Planjan Budi Setiyanto mengatakan sempat ada masalah pemebabasan lahan untuk JJLS di wilayahnya. Hal ini karena proses tukar guling yang bermasalah sehingga jalan di lokasi tersebut belum bisa dibebaskan.
BACA JUGA: Kulonprogo Bercita-cita Punya Destinasi Wisata Super Prioritas
Kini, tukar guling sudah selesai sehingga pembebasan bisa dilakukan. Lahan yang harus dibebaskan sepanjang 600 meter dan masih dimiliki sejumlah warga. “Sudah selesai dan tinggal pembebasan karena warga setuju tanahnya dipergunakan untuk JJLS,” kata Budi saat ditemui di Balai Kalurahan Planjan, Rabu (8/6/2022).
Pembebasan lahan dilakukan tahun ini, bersamaan dengan pelebaran JJLS dari Girisekar hingga Planjan.
“Kabarnya akan ada penambahan lebar hingga 14 meter dan pelaksanaannya dibarengkan dengan pembebasan tanah sepanjang 600 meter yang sempat bermasalah,” ungkapnya.
Kepala Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana Gunungkidul, Winaryo, mengatakan JJLS di Gunungkidul masih menyisakan ruas sepanjang 600 meter di Kalurahan Planjan yang belum dibebaskan. Lahan tersebut sempat tak bisa dibebaskan karena adanya permasalahan tukar guling yang terjadi sejak lama. Meski demikian, ia memastikan tidak lagi ada masalah karena sudah terbit sertifikat di lahan yang masih bersengketa ini.
BACA JUGA: Dibanjiri Protes, Penerapan Tarif Naik Candi Borobudur Rp750.000 Ditunda
“Tahun lalu Pak Bupati menyerahkan sertifikat kepada pemiliknya dan warga menunggu untuk pembebasan lahan ini,” katanya.
Hasil dari kajian yang telah dilakukan di ruas sepanjang 600 meter ini, luas lahan yang akan dibebaskan mencapai 2,4 hektare. “Pembebasan nantinya ditangani oleh Pemerintah DIY,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran dropping air BPBD Gunungkidul diprediksi habis September. Pemkab menyiapkan opsi tambahan melalui anggaran BTT.
Kemnaker membuka pendaftaran mitra MagangHub Batch 2 hingga 31 Agustus 2026. Simak syarat dan jadwal lengkap Program Magang Nasional.
Harga pangan nasional hari ini mencatat cabai rawit merah Rp69.950 per kg dan telur ayam ras Rp29.250 per kg berdasarkan data PIHPS.
Prabowo mengerahkan 6 pesawat TNI AU untuk mengirim 31 ton logistik ke NTT dan 500 pompa air ke Kalimantan.
Cek tarif dan rute Trans Jogja 2026. Tarif mulai Rp500 untuk pelajar, tersedia pembayaran tunai, kartu elektronik, QRIS, dan GoPay.
Anak usaha UGM, SWAP, bersiap IPO dengan harga Rp130-Rp140 per saham dan target dana Rp45,22 miliar pada September 2026.