Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ilustrasi sapi/Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL--Menjelang Iduladha, kebutuhan hewan ternak untuk kebutuhan kurban meningkat. Di tengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), Bantul tetap membutuhkan pasokan ternak dari luar daerah.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengakui jika hanya mengandalkan ternak yang ada di wilayah Bantul, kebutuhan untuk kurban jelas tidak tercukupi. “Kami masih memerlukan suplai dari daerah lain,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
Kabupaten Bantul membutuhkan setidaknya 7.000 ekor ternak untuk disalurkan ke hampir 2.000 masjid yang tersebar di seluruh kapanewon di Bantul. “Semuanya membutuhkan ternak sapi. Rata-rata setiap masjid membutuhkan tiga sampai empat,” ungkapnya.
BACA JUGA: 74 Tahun, Wukirsari Terus Kembangkan Potensi
Adapun total jumlah populasi ternak di Bantul saat ini sekitar 72.000, tetapi ternak yang sesuai ketentuan kurban tidak mencapai 7.000. Maka pembelian sapi dari luar daerah masih diperlukan, meski dengan syarat dan protokol kesehatan PMK.
“Ternak dari luar kami mensyaratkan adanya Surat Keterangan kesehatan Hewan [SKKH]. Kalau memang benar-benar sehat ya boleh masuk. Kalau tidak sehat ya jangan masuk nanti ndak nulari sapi yang lain di Kabupaten Bantul,” ungkapnya.
Sebelumnya, Dokter Hewan Balai Besar Veteriner Wates, Indarto Sudarsono, menegaskan meski dapat menulari ternak lainnya, hewan yang terpapar PMK sebenarnya aman untuk dikonsumsi karena tidak membahayakan kesehatan manusia.
Masyarakat hanya perlu memasaknya selama minimal 30 menit sebelum mengkonsumsinya. “Hal yang dihindari saat ini kepala, kaki, jeroan dan limfoglandula. Itu sebenarnya dianggap berbahaya karena bisa menularkan ke ternak lain. Itu disarankan sebelum beredar dimasak dulu,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kadek Dhinda tersingkir di Malaysia Masters 2026 setelah kalah dari Ratchanok Intanon di babak 32 besar
Bek Persib Bandung Frans Putros masuk skuad sementara Irak untuk Piala Dunia 2026 dan berpeluang mencetak sejarah bagi Liga Indonesia.
Rumah di Panggungharjo Bantul terbakar dini hari diduga korsleting listrik, kerugian sekitar Rp20 juta
AAP rilis panduan baru: waktu istirahat sekolah wajib dilindungi sebagai kebutuhan dasar anak, bukan kemewahan. Simak manfaat medisnya di sini.
Satgas PPKS UPNVY selidiki dugaan kekerasan seksual yang viral di media sosial dengan komitmen perlindungan korban dan investigasi objektif.