PPRY Salurkan 250 Paket Sembako, Penambang Berharap Ada Rekomtek
Penambang pasir Sungai Progo berharap pemerintah menerbitkan Rekomtek pompa mekanik. PPRY juga menyalurkan 250 paket sembako di Gulurejo.
Seorang pembeli migor curah mengangkat jeriken di salah satu distributor kawasan Jalan Bantul, Kota Jogja, Senin (27/6/2022)./Harian Jogja-Sunartono.\r\n
Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY mengungkap penyebab belum dilakukan sosialisasi terkait dengan pembelian minyak goreng menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Pemda DIY hingga saat ini belum menerima surat terkait dengan juknis pembelian migor dengan harga HET tersebut.
Plt Kepala Disperindag DIY, Yuna Pancawati menjelaskan hingga Selasa (28/6/2022), pihaknya belum menerima arahan dari Kementerian Perindustrian terkait dengan rencana penjualan migor memakai aplikasi Peduli Lindungi. Oleh karena itu dinasnya pun belum berani melakukan sosialisasi ke masyarakat.
"Kami belum menerima arahan untuk sosialisasi ke pengecer, belum ada surat dari Kemenperin terkait hal itu. Sosialisasi juga belum bisa dilakukan, terkait dengan bagaimana teknisnya, kami belum tahu. Kami sudah koordinasi juga dengan dinas kabupaten kota," katanya Selasa (28/6/2022).
BACA JUGA: Siap-Siap! Gaji Ke-13 PNS Cair Juli
Dia menyadari kemungkinan masyarakat banyak yang mengeluhkan kebijakan ini karena mereka harus selalu membawa ponsel, memasukkan NIK menggunakan aplikasi. Akan tetapi, dia yakin jika diterapkan secara perlahan masyarakat akan bisa beradaptasi.
Bagi yang gaptek dengan aplikasi tentu bisa meminta bantuan dari kalangan anak muda. Karena hakekatnya kebijakan yang diterbitkan pemerintah adalah untuk kebaikan bersama.
"Itu untuk memantau sehingga migor curah subsidi yang disalurkan sampai sejauh mana dipergunakan oleh masyarakat. Kami sama sama memahami apa yang sudah jadi kebijakan," ujarnya.
Stok migor curah di DIY hingga Senin (27/6/2022) berada di angka 956 ton, namun perkiraan kebutuhan sepekan sekitar 524 ton. Sehingga migor curah dipastikan surplus untuk DIY. Migor tersebut dijual melalui 10 distributor yang berada di wilayah DIY.
"Untuk harga rata-rata sudah Rp14.500, ini hasil pantauan kami kemarin. Stok sudah tersedia, aman ada di 10 distributor," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penambang pasir Sungai Progo berharap pemerintah menerbitkan Rekomtek pompa mekanik. PPRY juga menyalurkan 250 paket sembako di Gulurejo.
Kajian Celios memperkirakan kerugian kesehatan akibat karhutla 2026 mencapai Rp224,65 triliun, dengan potensi 41,89 juta orang terdampak ISPA.
Pemprov Jawa Tengah mengumpulkan 31.032,44 liter minyak jelantah dari 60.680 ASN dan pegawai BUMD hingga meraih penghargaan MURI.
BPS mencatat inflasi tahunan Oktober 2026 sebesar 3,23%. Cabai rawit, beras, bensin, dan tarif pesawat menjadi penyumbang inflasi.
Polda DIY mencatat kecelakaan turun 23% dibanding pekan sebelumnya selama Ops Patuh Progo 2026, tetapi naik dibanding periode tahun lalu.
Pemuda Kulon Progo menyoroti kenaikan biaya hidup, sulitnya mencari kerja, hingga pajak pembalut yang dinilai menambah beban perempuan.