Delapan Pekerja di Gunungkidul Kena PHK, Efisiensi Mulai Berdampak
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
Ilustrasi pembangunan Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS)./Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di wilayah Gunungkidul mulai dilirik investor. Hal ini terlihat dengan dikeluarkannya izin Program Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR).
Kepala Bidang Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gunungkidul, Kartini mengatakan sejak awal tahun ini sudah ada proses perizinan untuk investasi di kawsasan pesisir Gunungkidul.
Keempat izin ini ditandai dengan diterbitkan PKKPR yang berkaitan dengan dokumen yang menyatakan keseuaian antara rencana kegiatan pemanfaatan ruang dengan rencana tata ruang.
BACA JUGA: Gelombang Tinggi Diprediksi Menghantam Pantai DIY Besok, Warga Pesisir Bersiap
Menurut dia, keempat kegiatan berusaha ini meliputi pembangunan vila dan restoran di Pantai Krokoh di Kalurahan Songbanyu, Girisubo. Total investasi keduanya mencapai Rp16,3 miliar.
Adapun yang ketiga rencana pembangunan vila di Kalurahan Krambilsawit, Saptosari senilai Rp5,01 miliar. Sedangkan yang keempat berkaitan dengan pengembangan daya tarik wisata di jalan ke Pantai Poktunggal di Kalurahan Tepus, Tepus senilai Rp59 juta. “Untuk PKKPR keempat usaha ini sudah diterbitkan,” kata Kartini, Senin (25/7/2022).
Menurut dia, investasi ini berada di wilayah Selatan. Adapun secara keseluruhan di wilayah Gunungkidul nilainya bisa lebih besar lagi. Kartini tidak menampik pembangunan JJLS memberikan dampak terhadap iklim investasi di sisi selatan. Pasalnya, dengan dibangunnya jalan ini maka akses menuju lokasi bisa lebih mudah lagi.
BACA JUGA: Satu Haji Asal Playen Gunungkidul Pulang Lebih Cepat karena Masalah Mental
“Ikut memberikan pengaruh dan upaya membuka investasi terus dilakukan untuk pengembangan di kawasan pesisir Gunungkidul,” kata dia.
Sebelumnya, Lurah Jetis Agus Santosa mengatakan, pembangunan JJLS ikut memberikan pengaruh yang positif karena mulai muncul destinasi baru di sisi barat Gunungkidul seperti HeHa Ocean View, Teras kaca dan lain sebagainya. Keberadaan destinasi ini mendongkrak kunjungan wisata sehingga berdampak terhadap lalu lalang kendaraan di JJLS.
Peningkatan arus kendaraan dimanfaatkan warga setempat untuk membuka unit usaha agar dapat meningkatkan kesejahteraan. “Di sekitar Jetis sudah banyak yang membuka usaha dan kondisi jalan juga mulai ramai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
Polresta Jogja memburu satu DPO baru dalam kasus pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja. Pria itu diduga mendanai pelarian tersangka ke Cilacap.
Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 dan melaju ke perempatfinal Piala Dunia 2026.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Otoritas Eropa menyita lebih dari 200.000 kondom yang diduga tidak memenuhi standar kesehatan setelah masuk pasar dengan deklarasi sebagai mainan.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.