Tawon Jadi Fauna Khas Gunungkidul, Bukan Belalang Goreng
Tawon resmi menjadi fauna khas Gunungkidul menggantikan anggapan belalang sebagai ikon daerah, sesuai Perda Nomor 3 Tahun 1999.
Warga saat mengikuti program vaksinasi di Balai Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari, Gunungkidul, Senin (8/8/2022)./Ist
Harianjogja.com, Gunungkidul—Badan Intelejen Negara (BIN) Perwakilan DIY berupaya membantu peningkatan capaian vaksin di Gunungkidul. Salah satunya dengan menyisir warga pesisir untuk mengikuti program vaksinasi corona.
Perwakilan BIN DIY, Eko Susilo, mengatakan capaian vaksiansi di Gunungkidul masih rendah, sehingga pihaknya berkomitmen untuk membantu meningkatkan partisipasi dari warga. Menurut dia, ada sejumlah sasaran yang disisir. Selain lokasi yang cakupannya masih rendah, juga menyasar warga di kawasan pantai.
“Untuk pantai disisir karena ada interaksi dengan wisatawan dari luar daerah sehingga butuh antisipasi agar tidak terjadi penularan,” kata Eko kepada wartawan, Senin (8/8/2022).
Dia menjelaskan, untuk pelaksanaan vaksin terus melakukan koordinasi dengan pihak kalurahan. Untuk saat ini, vaksin dilakukan bagi warga di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari, Gunungkidul.
“Program vaksin juga kami lakukan di Kapanewon Rongkop,” katanya.
BACA JUGA: Polisi Masih Selidiki Kasus Pencurian Berantai di Tanjungsari
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Tanjungsari, Suwarso, mengatakan di wilayahnya capaian vaksinasi, khususnya dosis booster termasuk yang terendah karena capaian masih di bawah 25%. Oleh karenanya, upaya percepatan terus dilakukan guna memaksimalkan program penanggulangan Covid-19, khususnya di wilayah pesisir.
Menurutnya, percepatan dilakukan dengan menyelenggarakan vaksinasi massal, salah satunya di Kalurahan Banjarejo. “Di sini [Banjarejo] kami selenggarakan selama tiga hari dengan sasaran sebanyak 1.000 warga,” kata Suwarso.
Rencananya vaksinasi di wilayah pesisir tidak hanya di Kalurahan Banjarejo. Pasalnya, kalurahan lain seperti Ngestirejo, Kemiri, Hargosari dan Kemadang juga dilakukan hal yang sama. “Mudah-mudahan dengan program ini pencegahan penularan virus bisa lebih dioptimalkan,” katanya.
BACA JUGA: Ratusan Honorer di Gunungkidul akan Diangkat Menjadi P3K
Lurah Banjarejo, Dwi Haryanto, berterimakasih kepada Puskesmas Tanjungsari dan BIN sehingga program vaksinasi dapat terlaksana. Dia menjelaskan, untuk lokasi diselenggarakan di balai kalurahan serta akan dilaksankaan di Dusun Keruk 3 dan Sangen 1. “Kami bantu mobilisasi warga untuk hadir di program vaksin ini,” katanya.
Dia menjelaskan, di Kalurahan Banjarejo ada sejumlah pantai yang sering dikunjungi wisatawan, seperti Drini, Watubolong hingga Bukit Kosakora. “Dengan vaksinasi booster akan memberikan kenyamanan saat ada interaksi dengan para wisatawan karena pelaku wisata sudah divaksin lengkap,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tawon resmi menjadi fauna khas Gunungkidul menggantikan anggapan belalang sebagai ikon daerah, sesuai Perda Nomor 3 Tahun 1999.
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.
Catcrs menggandeng market maker dan broker institusional untuk memperkuat likuiditas dan stabilitas perdagangan aset digital.
Arema FC menang 3-1 atas PSIM Yogyakarta di laga terakhir BRI Super League 2026. Joel Vinicius cetak gol cepat menit ke-2.
Operasi gabungan di Bantul mengamankan 2.060 batang rokok ilegal tanpa pita cukai di Pleret dan Banguntapan.
Komisi Yudisial memantau sidang dugaan pembunuhan mahasiswi di Pantai Nipah, NTB, untuk memastikan hakim menjalankan kode etik.