Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi Pantai Parangtritis, Bantul, didatangi para wisatawan./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL — Ombak cukup besar melanda bibir Pantai Parangtritis, Selasa (30/8/2022) siang. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, ombak terlihat sampai menyapu area payung-payung wisatawan.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah III, Arief Nugroho, membenarkan adanya gelombang besar di Pantai Parangtritis pada Selasa siang. “Iya benar di Parangtritis, kejadiannya sekitar habis zuhur tadi,” ujarnya ketika dikonfirmasi, Selasa.
Walau ombak sampai menyapu area payung-payung dan area bermain wisatawan, dia memastikan kondisi masih aman. Menurutnya, ombak memang sudah biasa mencapai area tersebut, lantaran lokasi pendirian payung-payung memang tidak jauh dari bibir pantai, yakni hanya sekitar 50 meter.
BACA JUGA: Bernostalgia dengan Kipo hingga Sate Kere di Pasar Lawas Mataram
Para wisatawan pun menurutnya juga sudah secara otomatis lebih waspada ketika melihat ombak yang lebih besar dari biasanya. “Ya diimbau kepada masyarakat untuk tidak mendekat ke bibir pantai dulu. Tetapi tetap enggak apa-apa wisatawan datang, paling cuma buat lihat air,” ujar dia.
Ombak besar hingga mencapai area payung-payung wisatawan menurutnya memang sering terjadi terutama di waktu-waktu tertentu ketika gelombang sedang tinggi, yakni biasanya pada pertengahan kalender Jawa.
Adapun prediksi gelombang tinggi saat ini diprediksi berlangsung selama dua hari, yakni Selasa dan Rabu (30-31/8/2022). Meski demikian dia memastikan untuk aktivitas wisata tetap aman. Di Parangtritis pun jarak bibir pantai dengan area warung cukup jauh sehingga aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.