Bantul Targetkan Kemiskinan Turun di Bawah 10 Persen pada 2026
Bantul menargetkan angka kemiskinan turun di bawah 10 persen pada 2026. Sebanyak 103 program disiapkan dengan dukungan pembaruan DTSEN.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Penyaluran bantuan sosial untuk mengantisipasi kenaikan bahan bakar minyak (bansos BBM) di wilayah DIY ditargetkan direalisasikan dalam waktu dekat. Sampai saat ini data dan jumlah penerima masih disiapkan. Pemda DIY berkoordinasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos).
Bansos BBM akan disalurkan dua tahap pada September dan Desember masing-masing senilai Rp300.000. Bansos akan disalurkan oleh kantor pos ke alamat penerima. Penerima juga bisa mengambil langsung ke kantor pos.
BACA JUGA: BCS Tarik Diri 4 Laga Ke Depan, Ini Tanggapan Manajemen PSS Sleman
"Saat ini sedang persiapan dan kami tengah menunggu data penerima dari Kemensos," kata Executive General Manager Kantor Cabang Utama Pos Jogja, Fahdian Hasibuan, Jumat (2/9/2022).
Fahdian menyebut sampai saat ini kantor pos belum menerima data penerima bansos BBM dari Kemensos. Namun, koordinasi dan komunikasi telah dilakukan dengan pemkab atau pemkot tiap wilayah. Sewaktu-waktu, bansos bisa disalurkan.
Menurutnya, data penerima bansos BBM masih dicek ulang oleh Pemerintah Pusat untuk memastikan penerima tepat sasaran dan tidak tumpang tindih. Hal ini merupakan verifikasi rutin lantaran tidak semua penerima bansos kemungkinan kembali menerima bansos BBM karena berbagai sebab.
"Belum bisa dipastikan apakah penerima bansos reguler juga mendapat bansos BBM. Tapi pasti ada sedikit perubahan, karena ada yang meninggal, tidak berhak dan lain-lain," kata dia.
BACA JUGA: Lahan Jalan Tol Jogja-Bawen Sekitar Selokan Mataram Diperluas, 2 Warga Ini Mulai Gelisah
Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih, mengatakan sampai saat ini jawatannya juga belum menerima data penerima bansos BBM untuk wilayah DIY. Menurutnya, penyaluran akan sepenuhnya dilakukan oleh kantor pos, sehingga Pemerintah Pusat akan menyerahkan data penerima kepada Kantor Pos Jogja.
"Termasuk untuk bansos pekerja transportasi dan nelayan. Kami belum dapat info lebih lanjut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bantul menargetkan angka kemiskinan turun di bawah 10 persen pada 2026. Sebanyak 103 program disiapkan dengan dukungan pembaruan DTSEN.
Maarten Paes tampil penuh saat Ajax mengalahkan Shelbourne 3-1 pada leg pertama kualifikasi Liga Conference. FC Twente menang 6-0.
Sedikitnya 100 imigran dilaporkan tewas dalam krisis migrasi di Ceuta. Spanyol meminta solidaritas Uni Eropa untuk mengatasi situasi tersebut.
Nilai tukar rupiah hari ini 7 Agustus 2026 diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.850-Rp17.950 per dolar AS di tengah penantian data penting.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
BRIN memperkenalkan tabung CNG bertekanan rendah kepada Presiden Prabowo yang diklaim berpotensi mengurangi impor LPG.