Long Weekend Kenaikan Yesus, PAD Wisata Gunungkidul Tembus Rp1,7 M
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja, GUNUNGKIDUL—Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul terus berupaya mempermudah pengurusan adminstarasi kependudukan. Salah satunya berkaitan dengan pengurusan akta kelahiran, kartu keluarga, dan kartu identitas anak (KIA).
Masyarakat tidak lagi harus ke kantor kalurahan, kecamatan, maupun kantor disdukcapil, untuk mengurus dokumen kependudukan. Mereka bisa mengurus di sejumlah rumah sakit. Disdukcapil Gunungkidul sudah melakukan perjanjian kerja sama dengan sejumlah rumah sakit. Terbaru, kerja sama dilakukan dengan RSUD Saptosari pada Rabu (7/9/2022).
Kepala Seksi Kerja Sama dan Inovasi Pelayanan, Disdukcapil Gunungkidul, Ruspamilu Yulianto, mengatakan terus berupaya memberikan kemudahan dalam pelayanan untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan di Bumi Handayani.
Menurut dia, akta kelahiran, kematian, KIA hingga kartu keluarga bisa diurus di sejumlah rumah sakit yang bekerja sama dengan disdukcapil.
“Prosesnya mudah. Misal saat melahirkan, bisa langsung mendapatkan akta kelahiran, KIA dan kartu keluarga baru dengan memasukan anak yang baru lahir,” kata Yuli kepada wartawan, Kamis (8/9/2022).
Dia menjelaskan pengurusan dokumentasi kependudukan ini hanya menyertakan fotokopi KTP orang tua, KTP dua saksi, surat nikah. Selain itu, warga juga harus melampirkan surat kelahiran dari rumah sakit dan kartu keluarga yang asli.
“Data-data ini nanti akan diproses oleh petugas operator yang bekerja sama dengan disdukcapil. Setelah itu, tinggal menunggu proses penerbitan mulai dari KK, akta kelahiran, hingga KIA untuk bayi,” katanya.
Yuli mengatakan belum semua rumah sakit bekerja sama. Sekarang, layanan ini sudah tersedia di RSUD Wonosari; RSUD Saptosari; Puskesmas Paliyan; Rumah Sakit Nur Rohmah; serta Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak Alaudya di Kalurahan Selang, Wonosari.
BACA JUGA: Ditawari Puluhan Juta Rupiah, Ibu Korban Pencabulan di Bantul: Laporan Tak Akan Saya Cabut
Lerja sama dengan rumah sakit di luar Gunungkidul meliputi Rumah Sakit UII di Bantul; Rumah Sakit JIH dan RSKIA Sadewa. “Kerja sama ini akan terus diperluas sehingga dapat memudahkan masyarakat untuk mengurus administrasi kependudukan,” katanya.
Kepala Disdukcapil Gunungkidul, Markus Tri Munarja mengatakan, tertib adminduk merupakan hal yang wajib dan diurus oleh seluruh warga. Proses kependudukan ini mulai dari kelahiran, pernikahan, perceraian hingga kematian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.
Alex Marquez resmi absen di MotoGP Italia dan Hungaria 2026 usai mengalami cedera patah tulang selangka dan vertebra saat balapan di Catalunya.
Cristiano Ronaldo membawa Al Nassr juara Liga Arab Saudi usai mencetak dua gol saat menang 4-1 atas Damac.
Sultan HB X ingin RTH eks Parkir ABA Jogja jadi taman bunga nyaman, bukan hutan kota. Penataan dimulai dengan anggaran 2026.
Harga emas perhiasan hari ini 22 Mei 2026 naik, buyback tertinggi tembus Rp2,47 juta per gram.