Produksi Ikan Turun Drastis, Nelayan Gunungkidul Pilih Tangkap Benur
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, Gunungkidul – Nelayan Pantai Baron di Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul saat ini sedang panen ikan teri. Dalam sekali melaut, satu kapal dapat membawa pulang ikan teri hingga dua kuintal.
Ketua Kelompok Nelayan Pantai Baron, Sumardi mengatakan, para nelayan sedang mengalami musim panen, khususnya ikan teri. Sejak Selasa (13/9/2022) hasil tangkapan melimpah ruah. “Lagi musim teri dan hasil lumayan bagus,” kata Mardi kepada wartawan, Rabu (14/9/2022).
Menurut dia, ada tujuh perahu yang menangkap teri. Adapun hasilnya para nelayan bisa membawa pulang teri seberat dua kuintal setiap perahunya. “Untuk harga masih bagus di kisaran Rp15.000 per kilogram,” katanya.
BACA JUGA: Bendungan Beton di Ponjong Gunungkidul Akan Dilengkapi Arena Bermain & Jadi Destinasi Wisata Baru
Mardi berharap masa tangkap yang baik ini bisa bertahan lama sehingga nelayan tetap mendapatkan untuk. Terlebih lagi dengan adanya kenaikan BBM, maka ikut berdampak terhadap biaya operasional yang dikeluarkan. “Mudah-mudahan tangkapan nelayan terus melimpah pada saat melaut,” katanya.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah 2 DIY di Pantai Baron, Marjono membenarkan saat sekarang sedang mulai musim panen teri. Hal ini terlihat tangkapan nelayan didominasi ikan teri.
Dia berharap kepada nelayan untuk tetap berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di laut. Menurut Marjono, yang tak kalah penting tetap menggunakan alat pelindung diri seperti pelampung.
Alat perlindungan ini untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan agar mengurangi risiko pada saat terjadi kecelakaan di laut. “Kami terus mengimbau agar nelayan terus menggunakan jaket pelampung untuk keselamatan. Alat pelindung ini sangat penting untuk antisipasi kecelakaan sehingga korban jiwa bisa dihindarkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
SPMB Sleman 2026 dibuka dengan jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Ini syarat dan ketentuan lengkapnya.
Jadwal SIM Keliling Jogja Mei 2026 lengkap di Alun-Alun Kidul, Sasono Hinggil, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syarat perpanjangan SIM A dan C terbaru.
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.
Guru honorer Kulonprogo terancam imbas SE Mendikdasmen 2026. Disdikpora siapkan penataan menuju status ASN.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 turun pada 16 Mei 2026. Simak daftar harga lengkap terbaru di Pegadaian dan Logam Mulia.