Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Salah seorang warga melintas di jalan di samping Bendungan Beton di Kalurahan Umbulrejo, Ponjong, 14 Juli 2022./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul telah menyelesaikan masterplan revitalisasi Bendungan Beton di Desa Umbulrejo, Ponjong, Gunungkidul. Program ini adalah upaya menghidupkan sektor kepariwisataan di sisi timur Gunungkidul.
Kepala Bidang Perekonomian dan Pemberdayaan Masyarakat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Nurudin Araniri, mengatakan revitalisasi Bendungan Beton merupakan bagian dari upaya pengembangan desa wisata di Umbulrejo, Ponjong. Pembangunan masih dalam tahap perencanaan dengan menyelesaikan masterplan serta detail engineering design (DED) tahap pertama. “Rencananya ada empat DED, tapi sekarang baru diselesaikan satu untuk revitalisasi Beton,” kata Nurudin, Rabu (14/9/2022).
Dia menjelaskan lanskap bendungan akan ditata. Akan dibangun pula toilet, kolam ikan, kolam anak-anak, arena seluncur hingga tempat kuliner.
“Intinya ada upaya mempercantik kawasan Beton sehingga dapat menarik minat para pengunjung,” ungkapnya.
Pemkab baru mengusulkan anggaran revitalisasi melalui dana keistimewaan senilai Rp8 miliar untuk pembangunan tahap pertama.
“Kalau disetujui, realisasi pembangunan dimulai 2024 karena usulan penggunakan danais harus diajukan dua tahun sebelum pelaksanaan pembangunan,” katanya.
Menurut dia, alokasi Rp8 miliar baru digunakan untuk pembangunan tahap pertama. Sesuai perencanaan, masih ada tiga tahapan untuk menyelesaikan rehab sesuai dengan masterplan yang disusun.
“Memang harus bertahap dan penataan kawasan ini ditarget selesai di 2028 mendatang,” katanya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul Saptoyo mengatakan pengembangan Desa Wisata Umbulrejo merupakan salah satu upaya dari pemkab untuk menghidupkan wisata di sisi timur Gunungkidul.
BACA JUGA: Setelah Beraksi di 18 Lokasi, Maling Spesialis Kambing Dicokok Polisi
Hingga sekarang, destinasi wisata masih terkonsentraso di sisi selatan, khususnya kawasan pantai. Oleh karenanya, ada upaya pengembangan destinasi selain kawasan pantai. “Salah satunya di Umbulrejo, Kapanewon Ponjong,” katanya.
Umbulrejo memiliki banyak potensi. Selain keberagaman budaya, kawasan itu memiliki potensi sumber daya alam berupa gua, perbukitan hingga keberadaan Bendungan Beton.
“Pengembangan wisata ini akan berpusat di Bendungan Beton. Nantinya ada integrasi antardestinasi seperti Beton-Gua Cokro atau yang lain karena menjadi satu kawasan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.