Nilai Tukar Petani DIY Turun, Biaya Produksi Kian Menekan
NTP DIY turun 2,89 persen pada April 2026. Kenaikan biaya produksi disebut menekan keuntungan petani.
Kunjungan Pemkab Sleman beserta rombongan ke Wonosobo / Ist
Harianjogja.com, SLEMAN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman bersama dengan 40 orang Pengelola Wisata Religi Makam Syekh Jumadil Qubro dan Pokdarwis Pakembinangun, Pakem Sleman, berkunjung ke Wonosobo, Jawa Tengah, Kamis (15/9/2022). Kunjungan itu dilakukan untuk belajar tentang pengelolaan wisata religi.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Wasita mengatakan pengembangan wisata religi di Sleman cukup prospektif. Salah satu objek wisata religi yang bisa dikembangkan yakni Makam Syekh Jumadil Kubro di Turgo Purwobinangun Pakem.
Menurutnya, sektor wisata menjadi salah satu tumpuan untuk membangkitkan perekonomian, utamanya usai pandemi Covid-19. Sehingga sektor pendukung wisata lainnya bisa turut bangkit.
"Harapannya semua sektor pendukung pariwisata dapat secara bersama-sama bangkit memulihkan kesejahteraan masyarakat, diantaranya para pelaku seni pertunjukan, kuliner, UMKM, hotel dan perjalanan wisata," katanya.
Keberadaan Yogyakarta International Airport (YIA) juga potensial mendatangkan wisatawan lebih banyak lagi. Ditambah dengan rencana pembangunan jalan tol, semakin menambah opsi transportasi.
Salah satu hal yang digali dari kunjungan ini adalah praktik baik tentang strategi pengembangan dan pengelolaan destinasi wisata religi di Wonosobo. Menurutnya Wonosobo terbukti mampu melakukan pengelolaan dengan baik.
"Dikolaborasikan dengan pengembangan ekonomi kreatif yang ada di wilayahnya. Sehingga mampu meningkatkan sektor pariwisata," jelasnya.
Selain itu juga bisa mendorong perekonomian warga masyarakat, peluang usaha, dan lapangan kerja bagi masyarakat di sekitar destinasi wisata.
"Praktik baik yang diharapkan diperoleh dari Kabupaten wonosobo diantaranya meliputi pengelolaan kelembagaan, pengembangan SDM, jalinan kemitraan dari stakeholder terkait," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
NTP DIY turun 2,89 persen pada April 2026. Kenaikan biaya produksi disebut menekan keuntungan petani.
Simak jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 lengkap dengan niat, tata cara, dan keutamaannya menjelang Iduladha.
PLN pastikan listrik Sumatra pulih bertahap usai gangguan transmisi, 176 gardu induk kembali normal.
Selat Solo jadi alternatif olahan daging kurban yang unik. Perpaduan Jawa-Belanda, lezat, dan makin populer saat Idul Adha.
Kelangkaan solar subsidi di luar Jawa picu antrean panjang dan lonjakan biaya logistik jelang Iduladha 2026.
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.