Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Rombongan Bank Dunia Mengunjungi program percepatan penurunan stunting, di Dongkelan, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Godean, Senin (19/9/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN — Penurunan kasus stunting di Kabupaten Sleman dinilai cukup bagus untuk tingkat nasional. Sebagai bentuk apresiasi, perwakilan Bank Dunia datang langsung ke Dongkelan, Desa Sidorejo, Kapanewon Godean, Senin (19/9/2022).
Dusun Dongkelan merupakan lokasi program percepatan penurunan angka stunting. Dalam kunjungannya, rombongan Tim Bank Dunia berdialog secara langsung dengan masyarakat dalam kegiatan posyandu, kelas ibu hamil, pendidikan anak usia dini, kegiatan PKH, serta berinteraksi langsung dengan para pelaku yang terlibat dalam konvergensi stunting di padukuhan Dongkelan.
Eksekutif Direktur Bank Dunia, Parjiono, menjelaskan penurunan stunting merupakan salah satu permasalahan yang menjadi perhatian nasional.
BACA JUGA: Tak Berizin, Kafe di Atas Tanah Kas Desa Disegel
Berdasarkan hal tersebut. Sleman menjadi lokasi yang dikunjungi karena dinilai memiliki program penurunan stunting yang baik dan mampu menekan prevalensi stunting hingga di atas rata-rata nasional.
"Di Sleman programnya sangat bagus, jauh di atas rata-rata nasional. Bahkan, kami berbincang langsung dengan Bupati Sleman yang memiliki target hinggal lima persen pada 2024. Target ini cukup menantang. Tetapi setelah kami melihat langsung di lapangan terkait dengan metode yang dilakukan Sleman, kami yakin target tersebut dapat tercapai," katanya.
Parjiono menyebut bahwa setiap wilayah atau daerah memang memiliki karakteristik masing-masing. Namun pengalaman keberhasilan Sleman dalam melaksanakan program percepatan penurunan stunting ini dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya.
Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Sleman, Danang Maharsa, menuturkan kunjungan dari Bank Dunia di Sleman diharapkan dapat memberikan wawasan terkait dengan upaya-upaya yang dilakukan Pemkab Sleman dalan program percepatan penurunan stunting.
“Harapannya program percepatan penurunan stunting yang dilakukan Pemkab Sleman ini dapat menjadi perhatian dari Bank Dunia dan Pemerintah Pusat,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.