Hilang 3 Hari, Warga Karangmojo Ditemukan Tewas Kecelakaan di Rongkop
Warga Karangmojo yang hilang tiga hari ditemukan tewas setelah kecelakaan tunggal di Rongkop, Gunungkidul, Senin (12/10/2026).
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas di JJLS./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Angka kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Gunungkidul meningkat ketimbang tahun lalu. Hingga Selasa (20/9/2022), tercatat ada 730 lakalantas dengan korban meninggal dunia sebanyak 55 orang dan luka ringan 975 orang. Sementara kerugian materiel akibat lakalantas tersebut total mencapai Rp525.850.000.
Sementara pada 2021, jumlah lakalantas hanya sebanyak 612 kasus. Dari jumlah ini ada korban meninggal dunia 71 orang dan 781 orang mengalami luka ringan.
Kepala Unit Penegakkan Hukum, Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Darmadi mengatakan angka lakalantas di Gunungkidul sejauh ini tergolong tinggi. Potensi penambahan juga masih mungkin karena pendataan baru sampai sampai pertengahan September. “Harapannya tidak ada tambahan lagi. Tetapi, kalau ada kasus, tetap akan kami tangani,” katanya, Selasa.
BACA JUGA: 3 Raperda Inisiatif DPRD Gunungkidul Dibahas Oktober
Menurut dia, hingga sekarang sudah ada 55 orang meninggal dunia karena terlibat kecalakaan di jalanan di sepanjang tahun ini. Dari hasil indentifikasi lapangan, jalur Jogja-Wonosari antara Patuk dengan Playen menjadi lokasi paling rawan karena banyak korban meninggal di lokasi ini.
Selain itu, jalur maut lainnya berada di ruas jalan penghubung ataran Kapanwon Semanu sampai Wonosari. “Untuk yang lainnya tersebar merata di 14 kapanewo lainnya,” kata Darmadi, Selasa (20/9/2022).
Disinggung terkait dengan korban jiwa melibatkan anak sekolah, Darmadi mengaku hingga sekarang belum ada. Meski demikian, dia berharap kepada seluruh masyarakat untuk terus berhati-hati serta mematuhi segala peraturan dalam berlalu lintas.
“Yang tak kalah penting harus memakai alat pelindung diri mulai dari helm hingga sabuk pengamanan. Jangan lupa mengecek kondisi kendaraan sehingga insiden kecelakan semakin dapat ditekan,” katanya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul, Rakhamdian Wijayanto mengaku sudah membuat program untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar. Salah satunya melalui bus sekolah yang diluncurkan di akhir April lalu.
Menurut dia, hingga sekarang pemkab sudah menerjunkan tiga unit bus yang memberikan pelayanan antara Sokoliman-Wonosari, Semanu-Wonosari dan Gedangsari-Wonosari.
“Untuk bus sekolah, kami juga sedang berupaya meminta bantuan ke Pemerintah DIY agar unit bisa ditambah sehingga jangkauan layanan bisa lebih luas,” katanya.
Berikut data lengkap angka lakalantas di Gunungkidul sejak 2020 sampai September 2022
Tahun Jumlah Luka Ringan Luka Berat Meninggal Dunia Kerugian
2020 613 706 - 58 Rp311.500.000
2021 612 781 - 71 Rp387.900.000
2022* 730 975 - 55 Rp525.850.000
*) sampai 20 September 2022
Sumber: Polres Gunungkidul
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Karangmojo yang hilang tiga hari ditemukan tewas setelah kecelakaan tunggal di Rongkop, Gunungkidul, Senin (12/10/2026).
Penerimaan pajak DIY mencapai Rp4,5 triliun hingga September 2026. DJP memperkuat pengawasan wajib pajak dan koordinasi dengan pemda.
Pengguna Mac diincar iklan Claude palsu di Google. Kenali modus ClickFix yang menyamarkan perintah berbahaya dan cara menghindarinya.
Kiandra Ramadhipa mengincar tiga besar klasemen Moto3 Junior 2026. Simak peluang pembalap asal Sleman dan jadwal balapan di Misano.
Pengajuan visa bisa terkendala karena dokumen tidak lengkap, paspor, atau data tidak sesuai. Simak enam hal yang perlu diperiksa sebelum mengajukan visa.
Agnez Mo akan debut di Madame Tussauds Hollywood pada Oktober 2026. Simak penampilan busana denim dan perjalanan patung lilinnya di Asia.