40 Ribu Lebih Kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul Aktif Lagi
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Ilustrasi. /Everypixel
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul berkomimten merawat dan memperbaiki bangunan gapura di wilayah perbatasan. Meski demikian, proses tidak bisa dilakukan serentak karena masalah keterbatasan anggaran.
Tahun ini proses perbaikan hanya dilakukan di gapura perbatasan di Kapanewon Patuk. Rencananya, pemeliharaan menelan biaya sekitar Rp190 juta.
Kepala Bidang Cipta Karya, DPUPRKP Gunungkidul, Nanang Irawanto, mengatakan dinasnya bertanggungjawab atas pemeliharaan dan perbaikan tugu gapura di wilayah perbatasan. Hingga sekarang sudah ada tiga gapura yang dibangun meliputi di Kapanewon Semin, Ngawen, dan Patuk.
Ia tidak menampik kondisi ketiga gapura membutuhkan pemeliharaan. Namun demikian, Nanang mengakui karena keterbatasan anggaran yang dimiliki tak semua bisa dikerjakan tahun ini.
“Sekarang yang diperbaiki baru gapura di perbatasan Patuk dan sudah diajukan di APBD Perubahan 2022,” kata Nanang, Selasa (20/9/2022).
BACA JUGA: Petani Gunungkidul Diminta Segera Tebus Pupuk Bersubsidi
Dia menjelaskan, untuk perbaikan dialokasikan anggaran sekitar Rp190 juta. Rencananya ada proses revitalisasi gapura agar terlihat lebih gagah. Selain itu, ada juga perbaikan eletrik serta penataan lanskap supaya terlihat indah dan tidak terkesan kumuh. “Intinya program untuk mempercantik keberadaan gapura perbatasan,” katanya.
Disinggung mengenai perbaikan gapura perbatasan di Ngawen dan Semin, Nanang mengakui prioritas pengerjaan baru akan dilaksanakan di tahun depan. “Sekarang belum bisa karena anggarannya terbatas dan program baru untuk Gapura Patuk,” ungkapnya.
Untuk diketahui kondisi gapura perbatasan di Kalurahan Sambirejo, Ngawen dan Candirejo, Kapanewon Semin butuh perbaikan. Pasalnya, kedua bangunan terlihat kurang terawat karena kondisi cat banyak yang memudar dan ditumbuhi jamur.
Kurangnya pemeliharaan juga terlihat di gapura di Kalurahan Candirejo, Semin yang berbatasan dengan Sukoharjo, Jawa Tengah. Di beberapa titik bangunan sudah ada ornamen batu yang tertempel di gapura lepas. Adapun gapura di sisi timur lantainya ada yang sudah pecah.
Sama seperti di gapura Ngawen, cat bangunan juga sudah memudar serta ditumbuhi jamur. Selain itu, ikon Aku Cinta Gunungkidul di dekat gapura juga kurang terawat karena air pancuran untuk memperindah lokasi taman tidak lagi mengalir.
BACA JUGA: Ada 55 Orang Tewas akibat Lakalantas di Gunungkidul Tahun Ini, Berikut Titik Rawannya...
“Dulu waktu awal-awal mengalir terus, tapi sekarang sudah macet. Di beberapa titik bangunan juga sudah mulai ada kerusakan,” kata Mursidi, salah seorang warga Candirejo.
Menurut dia, kerusakan-kerusakan yang ada harus diperbaiki serta ada pemeliharaan secara berkala agar pembangunan tidak menjadi sia-sia. “Jangan hanya dibiarkan. Masak kalah dengan di kampung-kampung yang rutin diperbaiki setiap tahun pada saat mau perayaan Hari Kemerdekaan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Penelitian mengungkap keterikatan emosional terhadap mantan pasangan bisa bertahan lama. Rata-rata seseorang membutuhkan sekitar empat tahun agar perasaan itu b
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah mengalahkan wakil Taiwan Sheng-Ming Lin/Sung Yi-Hsuan 21-16,
PSS Sleman memastikan mayoritas pemain dalam kondisi fit jelang Super League 2026/2027. Hanif Sjahbandi segera kembali ke Sleman setelah menjalani pemulihan ced