Jelang Iduladha 2026, Perdagangan Hewan Kurban di Bantul Bakal Naik
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja memetakan lokasi rawan genangan air dan sejumlah talut yang berpotensi ambrol di musim penghujan.
Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase DPUPKP Kota Jogja Rahmawan Kurniadi mengatakan genangan air rentan terjadi di wilayah perbatasan Jogja dengan Sleman atau Bantul. Di dalam kota, Adi menyebut genangan jarang ditemukan. Rahmawan mencontohkan kawasan Plengkung Gading ke selatan sampai Panggung Krapyak yang biasanya digenangi air di beberapa lokasi saat hujan turun.
"Selain itu, potensi genangan ada di Kotabaru dan sekitar McDonald. Kalau di kawasan Kotagede sudah tertangani," ujarnya, Selasa (4/10/2022).
Adi menjelaskan drainase di lokasi-lokasi tersebut sudah tidak mampu menampung air saat hujan turun. "Salah satu strategi mengurangi genangan adalah dengan sumur resapan. Selain untuk meresapkan air, sumur resapan juga untuk sentralisasi pemeliharaan," jelasnya.
BACA JUGA: Ini Wilayah di Sleman yang Rawan Bencana Saat Cuaca Ekstrem
Pada tahun ini, DPUPKP memperbaiki drainase di Jalan Magelang dan Wirosaban. Selain mengatasi genangan air, DPUPKP juga memantau talut yang rawan ambrol.
Saat ini, beberapa talut yang rawan longsor diperbaiki, yakni di Pringgokusuman, Tegalrejo, Muja-muju, dan Wirobrajan. "Yang rawan ambrol menjadi prioritas," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina