Top Ten News Harianjogja.com Edisi Kamis 20 Agustus 2026
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Kamis (20/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis mulai dari infrastruk
Ilustrasi rumah sakit/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak dua RSUD di wilayah DIY tepatnya di Gunungkidul dan Bantul belum memiliki dokter spesialis. Pemerintah sedang mengupayakan agar kedua rumah sakit ini dilengkapi dengan dokter spesialis sesuai ketentuan.
Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie menjelaskan di DIY tujuh jenis dokter spesialis sudah terpenuhi pada tiga kabupaten yaitu Kota Jogja, Sleman dan Kulonprogo.
Hal ini sudah sesuai dengan target secara nasional, yaitu setiap rumah sakit daerah harus memiliki tujuh dokter pada tujuh spesialis. Sejumlah spesialisasi tersebut antara lain, penyakit dalam, obsgyn, bedah, radiologi, anastesi dan spesialis patologi klinik.
"Tujuh spesialis yang menjadi standar nasional. Radiologi sebenarnya hanya penunjang tetapi harus menjadi prioritas," katanya, Kamis (13/10/2022).
Adapun rumah sakit di daerah yang masih kekurangan dokter spesialis terutama tujuh spesialisasi tersebut antara lain Gunungkidul RSUD Saptosari dan RS Bambanglipuro di Bantul.
Sedangkan untuk RSUD Wonosari Gunungkidul dan RSUD Panembahan Senopati Bantul sudah memenuhi sesuai ketentuan. Penyebab belum lengkapnya jumlah dokter spesialis pada kedua rumah sakit tersebut karena tergolong baru dan saat ini beberapa dokter sedang menempuh pendidikan spesialis.
"Yang belum spesialis anastesi, tetapi info terakhir terutama untuk yang di RSUD Saptosari kami dapat lima dari kementerian terkait dokter spesialis anastesi, nanti akan segera bertugas. Semoga saja nanti bisa segera terpenuhi," katanya.
Pembajun mengatakan dengan akan adanya penambahan dari pemerintah pusat itu, untuk RSUD Saptosari dipastikan akan segera terpenuhi. Mengingat hingga saat ini tujuh jenis dokter spesialis belum tersedia di rumah sakit ini. Sedangkan untuk RS Bambanglipuro, ia belum dapat memastikan waktunya karena rumah sakit ini tergolong baru.
Menurutnya pembangunan rumah sakit memang harus dengan perencanaan matang dan butuh waktu. Sebelum beroperasi termasuk melihat sumber daya manusia terutama dokter spesialis. Akan tetapi hal itu sepenuhnya menjadi kewenangan kabupaten dalam pengelolaan. Jika membuka layanan berkaitan dengan tujuh spesialis tersebut tentunya harus bisa berbagi jadwal dengan RSUD Senopati Bantul.
"Jadi ini nantinya yang kurang RS Bambanglipuro karena memang baru berdiri, pembangunan juga belum optimal," katanya.
Mengingat rumah sakit daerah menjadi rujukan dari fasilitas layanan kesehatan seperti Puskesmas, maka harus menyediakan dokter dengan standar di atasnya terutama spesialis. Dalam sistem rujukan secara berjenjang, rumah sakit memiliki kemampuan terkait dengan layanan kesehatan. Oleh karena itu fasilitas sumber daya harus lebih baik daripada puskesmas.
"Paling tidak dokter spesialis yang paling banyak dibutuhkan di daerah tersebut," ujarnya.
Selain itu sejalan dengan program penanganan stunting, maka setiap rumah sakit di DIY harus memiliki dokter anak. Pembajun menegaskan hakekatnya di DIY ini banyak dokter spesialis mengingat beberapa kampus sudah memiliki prodi Kedokteran. Akan tetapi tergantung kemampuan rumah sakit mampu atau tidaknya merekrut SDM dengan kualifikasi dokter spesialis.
"Selain itu sebagian dari dokter yang sedang tugas belajar dari institusi mereka. Sebenarnya DIY ini tidak kekurangan karena banyak fakultas kedokteran hanya soal perekrutan saja. Saat ini jumlah dokter umum di DIY sebanyak 2.250, dokter spesialis 2.135 orang dokter," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Kamis (20/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis mulai dari infrastruk
Emil Audero masuk skuad Como 1907 untuk Liga Italia 2026/2027 dan akan mengenakan nomor punggung 12.
KPK menyita Rp764 juta dalam kasus dugaan korupsi PMB Unsoed, terdiri atas Rp665 juta tunai dan Rp99 juta saldo rekening.
Arsenal menang 3-0 atas Coventry City pada pekan pertama Liga Inggris 2026/27. Kai Havertz, Bukayo Saka, dan Martin Odegaard mencetak gol.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah lolos semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026 dan mengamankan medali pertama Indonesia. Mereka akan menghadapi unggulan pertama asa
Tanggal 22 Agustus memperingati pembentukan BKR, Hari Korban Kekerasan Atas Agama, Hari Susu Nabati Sedunia, dan Rainbow Baby Day.