Listrik Padam Mulai Pukul 10.00 WIB: Sleman, Bantul, dan Kota Jogja
PLN DIY jadwalkan pemadaman listrik 19 Mei 2026 di Sleman, Bantul, dan Kota Jogja akibat pemeliharaan jaringan pukul 10.00–13.00 WIB.
Ilustrasi./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA — Jalur Piyungan-Patuk yang merupakan satu-satunya akses terdekat dari Jogja menuju Wonosari, Gunungkidul kembali longsor pada, Jumat (26/11/2022). Jalur ini sempat ditutup total selama beberapa jam meski kemudian dibuka kembali pada Sabtu (26/11/2022) dinihari.
Pemda DIY berharap Pemerintah Pusat yang berjanji akan membangunkan jalur Prambanan-Gayamharjo segera direalisasikan. Pasalnya jalur baru ini menjadi akses paling tepat untuk mengurang beban di Piyungan-Patuk.
Kepala Dinas PUP-ESDM DIY, Anna Rina Herbranti menegaskan Pemda DIY telah lama mengusulkan pembangunan ruas jalan Prambanan-Gayamharjo ke Kementerian PUPR agar bisa segera terkoneksi dengan ruas Tawang-Ngalang yang telah dibangun menggunakan APBD DIY.
BACA JUGA: Tanah Longsor Kembali Terjadi di Bukit Bintang, Arus Lalu Lintas Masih Dialihkan
Pemda DIY, kata dia, saat ini sedang mengebut pengerjaan sambungan jalur ini dengan membuka jalan baru tepatnya di Tawang-Ngalang yang akan terkoneksi ke Gading, Playen, Gunungkidul.
Proyek pembangunan jalan Tawang-Ngalang dibagi menjadi lima segmen. Pada 2021 telah dibangun konstruksi pada Segmen I dengan panjang 1,9 kilometer dan Segmen V sepanjang 1,4 kilometer.
Sedangkan untuk tahun ini dibangun konstruksi untuk segmen IV dengan panjang jalan sekitar 3,4 kilometer dengan anggaran sebesar Rp81 miliar yang bersumber dari APBD DIY. Jalur ini akan terkoneksi langsung dengan ruas Prambanan-Gayamharjo.
Adapun pembebasan lahan untuk ruas Prambanan-Gayamharjo ini dalam proses dilakukan oleh Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Sleman.
Anna meminta kepada Pusat agar segera merealisasikan pembangunan ruas tersebut, mengingat nantinya akan secara langsung terkoneksi dengan exit toll Bokoharjo.
“Kalau bisa sebelum dibangun atau beroperasinya tol ruas Prambanan-Gayamharjo ini dibangun dulu, ini nanti akan menjadi jalur alternatif dan secara geografis lebih bagus,” katanya.
Ruas jalan baru dengan kapasitas lebih besar ini nantinya akan membuka peluang berkembangnya pusat perekonomian baru di sekitar kawasan tersebut. “Selain itu dapat menjadi jalur alternatif yang paling bagus, agar semua arus tidak menumpuk di Piyungan-Patuk,” ucapnya.
Ruas jalan ini sebagian telah terselesaikan dan tinggal menunggu ruas Prambanan-Gayamharjo sehingga dapat terkoneksi langsung ke Gading, Playen, Gunungkidul. Dengan demikian, pengendara tidak harus melewati jalur Piyungan-Patuk karena kondisi bebannya sudah cukup berat.
“Bapak Gubernur [DIY] sudah mengirimkan langsung surat kepada Menteri PUPR untuk pembangunan ruas jalan Prambanan-Gayamharjo nanti ruasnya terkoneksi sampai Gading. Surat itu sudah dikirim sejak awal tahun ini dan kami berharap ini segera bisa direalisasikan,” katanya, Sabtu (26/11/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN DIY jadwalkan pemadaman listrik 19 Mei 2026 di Sleman, Bantul, dan Kota Jogja akibat pemeliharaan jaringan pukul 10.00–13.00 WIB.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.