BMKG: Gempa M4,1 Guncang Jembrana Dipicu Sesar Aktif Dasar Laut
Gempa M4,1 mengguncang Jembrana, Bali, Senin malam. BMKG menyatakan gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Ilustrasi jalan tol. /JIBI-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY akan melanjutkan pembangunan jalur alternatif menuju Gunungkidul dengan melewati Prambanan atau jalur Prambanan-Gading.
Jalur ini di beberapa segmen telah selesai dan pada 2023 akan dilanjutkan di dua titik yang melewati sungai sehingga harus dibangun jembatan.
Kabid Bina Marga Dinas PUP-ESDM DIY, Kwaryantini Ampeyanti Putri menjelaskan perkembangan jalan baru yang menghubungkan antara Tawang, Ngoro-oro, Patuk menuju Ngalang, Gedangsari untuk segmen IV yang dibangun 2022 ini progresnya telah mencapai 91,7% hingga Sabtu (3/12/2022). Capaian pembangunan fisik ini meningkat dari rencana awal 89,5% sehingga ada deviasi plus sekitar 2,1%. Secara umum jalan ini memiliki lebar jalan 7,5 meter di tambah bahu jalan masing-masing dua meter kiri dan kanan sehingga total badan jalan 11,5 meter.
BACA JUGA : Kawasan Kelok 18 Bakal Dibangun Penanda Keistimewaan DIY
“Saat ini tinggan penyelesaian overlay [lapis perkerasan tambahan yang di pasang di atas konstruksi perkerasan jalan] AC WC [Asphalt Concrete -Wearing Course atau lapisan pengerasan paling atas],” katanya, Sabtu (3/12/2022).
Pada pengerjaan segmen IV ini pembukaan jalan baru melewati permukiman penduduk, pekarangan warga, sawah hingga sungai. Sehingga pada segmen ini dibangun jembatan dengan panjang sekitar 80 meter dengan dua bentang yang akan membelah Sungai Ngalang, Gedangsari.
Selanjutnya pada segmen II dengan panjang 1,8 kilometer dan segmen III panjang 1,1 kilometer telah masuk dalam perencanaan pembangunan di 2023 mendatang. Pada kedua segmen ini nantinya akan melewati dua sungai sehingga akan dibangun dua jembatan dengan Panjang sekitar 80 meter.
“Untuk dua segmen yang akan kami bangun pada 2023 ini ada dua jembatan juga cukup besar,” katanya.
BACA JUGA : Pemda DIY Pastikan Tanah 600 Meter Akan Dibebaskan
Ia menambahkan pada 2023 ini untuk Tawang-Ngalang dipastikan telah tuntas, harapannya segmen lanjutan yaitu Prambanan-Gayamharjo yang berada di wilayah Sleman segera dikerjakan oleh Pemerintah Pusat. Mengingat jalur ini akan menjadi salah satu alternatif yang menghubungkan ke Gunungkidul selain lewat Piyungan-Patuk yang saat ini bebannya sudah cukup berat bahkan rawan longsor.
“Karena Prambanan-Gayamharjo ini nantinya terkoneksi langsung dengan exit toll, maka dibangun oleh pusat tetapi sampai saat ini memang belum ada kepastian kapan. Untuk pembebasan lahan dilakukan Pemkab Sleman saat ini sedang berproses memang belum semuanya dibebaskan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M4,1 mengguncang Jembrana, Bali, Senin malam. BMKG menyatakan gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Siraman Pusaka Kyai Agnya Murni mewarnai Hari Jadi ke-195 Bantul. Tradisi ini dimaknai sebagai simbol introspeksi, pelestarian budaya, dan gotong royong.
Presiden Prabowo menerima laporan Jaksa Agung terkait kasus Febrie Adriansyah. Istana juga memproses usulan nama Jampidsus baru.
Pelajari 5 cara menyisir rambut yang benar agar lebih rapi, sehat, bervolume, dan tahan lama dengan pemilihan sisir serta produk styling yang tepat.
Bank Jateng menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil,
Timnas Putri Indonesia wajib mengalahkan Kamboja untuk menjadi juara Grup B AFF Women's Cup 2026 dan membuka peluang menghadapi lawan lebih ringan di semifinal.