Advertisement

Kawasan Kelok 18 Bakal Dibangun Penanda Keistimewaan DIY

Sunartono
Jum'at, 09 September 2022 - 19:37 WIB
Budi Cahyana
Kawasan Kelok 18 Bakal Dibangun Penanda Keistimewaan DIY Seorang pengendara motor saat melintas di JJLS yang berada di kawasan Kapanewon Rongkop. foto diambil 6 Januari 2022 lalu. - Harian Jogja/David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Penanda keistimewaan DIY rencananya dibangun di kawasan Kelok 18 Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS) atau Jalur Pantai Selatan Jawa (Pansela) yang berada di perbatasan Bantul dan Gunungkidul. Infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan pengembangan ekonomi selatan DIY. 

Kabid Bina Marga Dinas PUP-ESDM DIY Kwaryantini Ampeyanti Putri menjelaskan pembangunan JJLS saat ini menunjukkan perkembangan signifikan. Jika tidak ada kendala, pada 2024 Kelok 18 akan selesai dibangun sehingga Jalur Pansela di DIY secara keseluruhan akan tersambung.

Pemda DIY merencanakan penanda keistimewaan di sekitar kawasan Kelok 18. Penanda keistimewaan kemungkinan butuh lahan cukup luas sehingga tidak akan dibangun di titik Kelok 18

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Meski demikian, belum ada desain pasti mengenai wacana membangun penanda keistimewaan di JJLS. Penanda ini akan menarik bagi wisatawan yang melalui jalur tersebut. 

“Penandanya seperti apa belum ada desainnya. Cuma wacananya berada sekitar Kelok 18. Bentuknya seperti apa, akan dibuat apa, belum ada kepastian,” ujarnya. 

Kwaryantini memastikan pembebasan lahan Kelok 18 telah dirampungkan Dinas PUP ESDM DIY. Proyek tersebut saat ini masih dalam tahap lelang dan selanjutnya akan dibangun Dirjen Bina Marga.

“Kelok 18 pembebasan lahan sudah selesai, untuk konstruksi ranahnya pemerintah pusat. Sempat ada perubahan desain, sehingga butuh lahan tambahan. Di 2022 ini tahap kedua pengadaan lahan, tahap pertama 2017. Untuk 2022 ada pembebasan 43 bidang luas sekitar 3,5 hektare, kalau total dengan yang 2017 sekitar 15 hektare,” katanya.

Dinas PUP ESDM DIY juga sedang menuntaskan kekurangan pembebasan lahan di Planjang, Saptosari, Gunungkidul yang masih tersisa 600 meter. Lahan JJLS yang belum dibebaskan ini ditaksir pada tahun ini dan dibebaskan pada 2023. 

BACA JUGA: Begini Skenario Melindungi Prambanan dari Gempuran Investasi di Exit Toll

Advertisement

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan sesuai dengan visi misi Gubernur DIY periode 2022-2027, pengembangan kawasan selatan masih menjadi fokus. JJLS diharapkan dapat meningkatkan perekonomian sisi selatan DIY. 

“Selain memudahkan transportasi serta pengiriman logistik antar daerah dan antar kabupaten, JJLS juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga karena akan banyak wisata berkembang di kawasan ini,” katanya. 

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Setelah Serangkaian Konflik, Presiden Burkina Faso Dilaporkan Mengundurkan Diri

News
| Senin, 03 Oktober 2022, 18:37 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement