Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Pemandangan Pantai Kukup dari kejauhan yang terlihat dari bibir Pantai Mesra, Gunungkidul./Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Pemkab Gunungkidul memprioritaskan sektor pariwisata dalam program kerjasamanya dengan Pemkab Bantul dan Kulonprogo dalam pembangunan kawasan pantai selatan (pansela) yang bernama Kuntul Gunung.
Pembangunan objek wisata diharapkan Pemkab Gunungkidul jadi lebih harmonis dalam kerja sama tersebut. Harmonisasi pembangunan jadi kunci utama untuk mewujudkan pengentasan kemiskinan dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Gunungkidul.
Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul, Sri Suhartanto menyebut tanpa harmonisasi, pembangunan yang dilakukan tidak bisa maksimal. Dia menjelaskan banyak potensi di Gunungkidul yang bisa dikembangkan dalam kerja sama Kuntul Gunung.
“Jika pembangunan dapat diharmonisasikan di antara pansel, potensi Gunungkidul dapat terus dikembangkan. Misalnya perikanan, sekarang Pelabuhan Gesing sedang dibangun nanti kalau sudah jadi bisa diintegrasikan dengan Bantul dan Kulonprogo melalui JJLS [jalur jalan lingkar selatan] agar hasilnya dapat lebih maksimal terutama pemasarannya,” jelasnya, Senin (12/12/2022).
BACA JUGA: Nekat Gelar Lapak di Alun-alun Wonosari, Belasan PKL Kuliner Kena Semprit Satpol PP
Potensi di Bantul dan Kulonprogo, jelas Suhartanto, juga dapat dikembangkan dengan integrasi program tersebut. “Di Kulonprogo ada bandara itu potensi besar sekali dan bisa diintegrasikan dengan Gunungkidul terutama pariwisatanya,” katanya.
Pariwisata memang jadi prioritas Pemkab Gunungkidul, lanjut Suhartanto, dalam kerja sama tersebut. “Contoh yang bisa dikembangkan dalam pariwisata di kerja sama ini adalah pembangunan objek wisata yang diintegrasikan satu sama lain melalui paket wisata bersama agar makin banyak wisatawan yang berkunjung,” ujarnya.
Keberadaan JJLS, sambung Suhartanto, jadi nilai perekat kerja sama tersebut. “Kami juga berharap JJLS segera tersambung di antara Gunungkidul, Bantul, dan Kulonprogo karena ini bisa meningkatkan konektivitas antardaerah agar pembangunan makin terintegrasi,” ucapnya.
Suhartanto yakin kerja sama Kuntul Gunung dapat membawa tiap kabupaten untuk meningkatkan pembangunan manusia juga. “Efek langsungnya kalau terhubung dengan baik maka akses akan makin mudah dan indeks pembangunan manusia makin tinggi karena akses terbuka lebar. Kemiskinan juga lebih mudah dientaskan bersama,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.
Manuel Neuer comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026. Ini daftar skuad lengkap pilihan Nagelsmann.
Polda Jateng bongkar koperasi ilegal BLN. Dana Rp4,6 triliun, 41 ribu korban, dua tersangka ditetapkan.
JFF 2026 hadir di Jogja, padukan edukasi finansial, konser musik, dan lari amal untuk generasi muda.
Kasus TBC di Kulonprogo meningkat. Dinkes dan PDPI gelar cek kesehatan gratis untuk deteksi dini.