PAD Wisata Gunungkidul Nyaris Capai Target Tahunan dalam Enam Bulan
PAD wisata Gunungkidul mencapai Rp35,8 miliar hingga akhir Juni 2026 atau 99,29 persen dari target tahunan. DPRD mendorong target pendapatan dinaikkan.
Sebuah perahu membawa penumpang sedang menyusuri area Telaga Jonge di Kalurahan Pacarejo, Semanu. Foto diambil Selasa (21/12/2022)/Harian Jogja-David Kurniawan\r\n\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Telaga Jonge di Kalurahan Pacarejo, Semanu menjadi salah satu destinasi wisata di Gunungkidul, khususnya di sektor tengah. Pada saat malam pergantian tahun, destinasi ini tetap buka dengan menyajikan acara kenduri serta pentas musik.
Lokasi Telaga Jonge berada di sisi timur atau berjarak sekitar 46 kilometer dari pusat Kota Jogja. Akses menuju ke lokasi sudah baik karena kondisi jalannya relatif bagus dan beraspal.
Telaga dengan luas 3.700 meter persegi ini tak pernah mengering. Destinasi ini menawarkan pemandangan alam. Airnya jernih dan di sekelilingnya banyak tumbuh pohon sebagai perindang.
Pengunjung yang datang bisa berkeliling lewat pinggiran telaga. Jika bosan, bisa menyewa perahu yang disediakan pengelola untuk menyusuri setiap jengkal di telaga.
Selayaknya destinasi wisata lainnya, di tempat ini juga sudah mempersiapkan acara untuk menyambut tahun baru. Nantinya saat malam pergantian tahun diadakan pentas musik dan acara kenduri.
Salah seorang pengelola wisata di Telaga Jonge, Budi Raharjo mengatakan, tidak ada tiket masuk ke telaga. Pasalnya, pengunjung hanya diwajibkan membayar uang parkir.
Untuk kendaraan roda empat atau mobil dibebankan tarif Rp5.000 dan sepeda motor Rp3.000 untuk sekali parkir. “Dengan hanya bayar parkir, pengunjung bisa menikmati suasana di Telaga Jonge sepuasnya,” kata Budi, Senin (26/12/2022).
Menurut dia, saat malam baru juga ada kesepakatan antar pedagang untuk tetap buka. Ini berarti pengunjung bisa menikmati berbagai olahan kuliner yang disajikan para pedagang.
“Mudah-mudahan ramai dan malam tahun baru bisa meriah,” katanya.
BACA JUGA: Rumah Jaksa KPK di Jogja Disatroni Maling, yang Hilang Cuma Laptop
Lurah Pacarejo, Suhadi mengatakan, sejak dibuka sebagai obyek wisata di 2018 lalu, banyak yang berkunjung. Tercatat dalam kurun waktu satu tahun ada sekitar 85.000 pengunjung yang mendatangi Telaga Jonge.
“Telaga Jonge cukup membantu dalam upaya menggerakan roda perekonomian warga,” kata Suhadi.
Menurut dia, pengunjung tidak hanya disuguhkan tentang panorama alam. Melainkan, sambung Suhadi, bagi yang hobi mancing juga bisa memancing di telaga ini. “Stok ikannya melimpah dan bisa dipancing,” katanya. (David Kurniawan)
Foto,
Sebuah perahu membawa penumpang sedang menyusuri area Telaga Jonge di Kalurahan Pacarejo, Semanu. Foto diambil Selasa (21/12/2022)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul mencapai Rp35,8 miliar hingga akhir Juni 2026 atau 99,29 persen dari target tahunan. DPRD mendorong target pendapatan dinaikkan.
Protes kebijakan E20 di India meluas! Pengendara keluhkan mesin rusak dan BBM boros. Pemerintah sebut ini eksperimen, oposisi minta evaluasi.
Perpres Nomor 111 Tahun 2025 memasukkan penyebaran budaya LGBTQ sebagai bagian dari analisis ancaman nonmiliter dalam kebijakan pertahanan negara.
Polresta Jogja memastikan dugaan pelecehan terhadap wisatawan di Titik Nol Kilometer tidak terbukti setelah pemeriksaan CCTV bersama korban.
Jorge Martin memimpin klasemen MotoGP 2026, tapi juga pembalap paling sering jatuh dengan 16 kali crash.
Kiper Cape Verde Vozinha menjadi sorotan setelah tampil gemilang melawan Argentina. Berstatus bebas transfer, ia kini dikaitkan dengan Inter Miami dan klub Bras