Krisis Air Bersih, Warga Padukuhan di Bantul Ini Kesulitan Mandi dan Minum
Warga Padukuhan Petung Bangunjiwo Kabupaten Bantul mengalami krisis air bersih sepanjang bulan Agustus.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA– Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Danang Samsurizal, menyampaikan wisatawan tidak perlu takut berkunjung ke Jogja meski ada potensi cuaca ekstrem pada akhir tahun. Pasalnya, objek wisata di DIY dibekali sertifikat keamanan berwisata.
“Jangan takut ke Jogja cuma kalau berwisata harus lihat dulu cuacanya seperti apa, jangan dipaksan kalau tidak medukung,” ujar Danang pada (29/12/2022).
Dirinya juga mengingatkan untuk para wisatawan yang datang dari luar Jogja untuk memperhatikan akses menuju tempat wisata. Danang mengatakan masih banyak tempat wisata yang aksesnya sulit dilewati apalagi di musim penghujan.
Jogja menurutnya memiliki karakter bencana yang berbeda-beda tiap wilayah. Selama ini tanah longsor dan angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang masih mendominasi di setiap tahun.
BACA JUGA: Setahun, 162 Orang Meninggal karena Kecelakaan Lalu Lintas di Bantul
Di sisi lain, pemerintah melalui Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memberikan solusi antisipasi bencana kepada para pemilik usaha yang bergerak di bidang pariwisaata. Antara lain melalui sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environtment Sustaiability).
“Banyak tempat wisata yang kita lakukan sosialisasi dengan dinas pariwisata menerapkan CHSE, salah satunya safety,” ujar Danang. Menurutnya, pelaku usaha harus bisa menjamin keselamatan para wisatawan dan menjadi prioritas utama.
Danang menyebut lokasi wisata Anchor seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan bisa menjadi contoh dalam mengembangkan pariwisata yang aman, berstandar CHSE.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Petung Bangunjiwo Kabupaten Bantul mengalami krisis air bersih sepanjang bulan Agustus.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Perubahan tampak pada pembaruan Grand Vitara, yaitu penyematan Electronic Parking Brake yang menggantikan sistem tuas rem parkir mekanis pada keluaran sebelumny
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.