WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Kampus UGM/Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—UGM berkomitmen meningkatkan akses pendidikan terhadap mahasiswa kurang mampu agar bisa kuliah. Setiap tahun, UGM mengalokasikan beasiswa hingga ratusan miliar bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Direktur Kemahasiswaan UGM, Sindung Tjahyadi, menjelaskan setiap tahun UGM memberikan beasiswa dengan menghimpun berbagai mitra baik dari pemerintah maupun pihak swasta. Pada 2022 lalu, UGM mengalokasikan Rp304,5 miliar dana beasiswa untuk 18.964 mahasiswa. ”Dana beasiswa ini dihimpun dari 165 mitra dalam bentuk 192 jenis beasiswa,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Menurut Sindung, nominal beasiswa yang dikelola UGM bertambah dari tahun ke tahun. Pada 2020, dana beasiswa yang dihimpun mencapai Rp274,6 miliar, lalu meningkat menjadi Rp295,4 miliar pada 2021. Lembaga mitra yang memberikan beasiswa tersebut berasal dari instansi pemerintah, instansi swasta, yayasan, BUMN, BUMD, alumni, pribadi, UGM, hingga perguruan tinggi luar negeri.
BACA JUGA: Ribuan Mahasiswa Kampus Negeri Jogja Kesulitan Bayar Uang Kuliah
Beasiswa untuk mahasiswa dari program sarjana dan diploma diberikan dalam bentuk tiga kategori yakni mahasiswa berprestasi yang kurang mampu, mahasiswa yang kurang mampu, dan beasiswa kemitraan melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dan Penelusuran Bibit Unggul Kemitraan (PBUK).
Dengan mekanisme tersebut, menurutnya tidak ada alasan untuk tidak kuliah. “Tidak ada alasan bagi mahasiswa yang kurang mampu untuk tidak melanjutkan pendidikannya di UGM hingga selesai,” imbuhnya.
Jenis beasiswa bagi mahasiswa program pascasarjana berasal dari berbagai sumber mitra pemberi beasiswa. Tercatat ada 26 mitra pemberi beasiswa untuk mahasiswa program pascasarjana mulai dari lembaga pemerintah, swasta dan pihak yayasan. Jumlah mahasiswa penerima beasiswa mahasiswa Bidikmisi atau Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) pada tahun 2022 lalu sebanyak 1.882 orang mahasiswa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
PSIM Jogja resmi melepas Fahreza Sudin jelang Super League 2026/2027. Gelandang asal Ternate itu menjadi pemain keenam yang berpisah.
Kunjungan Narendra Modi ke Candi Prambanan membuat akses wisata dialihkan selama 7-8 Juli 2026. Wisatawan tetap dapat berkunjung ke sejumlah area.
JadePuffer menjadi ransomware berbasis AI pertama yang mampu menjalankan serangan siber secara mandiri dan adaptif tanpa banyak campur tangan manusia.
Bupati Bantul akan memanggil manajemen RSGM untuk membahas tunggakan gaji 36 eks pekerja yang belum dibayarkan selama empat bulan.
Polresta Jogja memburu satu DPO baru dalam kasus pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja. Pria itu diduga mendanai pelarian tersangka ke Cilacap.