35 Anak di Gunungkidul Lolos Sekolah Rakyat 2026, Data Final Tunggu SK
Sebanyak 35 anak Gunungkidul lolos Sekolah Rakyat 2026. Namun data final masih menunggu SK Gubernur DIY Sri Sultan HB X.
Ilustrasi banjir./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul meninjau lokasi crossway di Dusun Kedungwanglu, Banyusoco, Playen. Hasil tinjauan ada dua opsi untuk menyelesaikan permasalahan akses warga yang sering terendam banjir saat musim hujan.
Kepala Bidang Bina Marga, DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana mengatakan, langsung melihat kondisi crossway di Dusun kedungwanglu. Menurut dia, permasalahan yang dikeluhkan warga terkait dengan banjir sudah lama diusulkan untuk penanganan, tetapi hingga sekarang belum direalisasikan.
“Kamis sudah lihat lagi kondisinya sekarang. Untuk penanagan warga harap bersabar dulu karena akan dimasukkan ke dalam program prioritas di 2024. Kalau sekarang jelas tidak memungkinkan,” katanya kepada wartawan, Rabu (15/2/2023).
BACA JUGA: Hujan Deras, Lima Dusun di Gunungkidul Dikepung Banjir
Dia menjelaskan, untuk mengatasi banjir yang dikeluhkan oleh warga ada dua opsi yang direncanakan. Pertama dengan membuat jembatan permanen.
Hasil dari perkiraan awal, untuk pembuatan jembatan dengan panjang 40 meter dan lebar tujuh meter membutuhkan anggaran sekitar Rp6 miliar. Adapun opsi kedua dengan membuat jalan baru.
Pembuatan jalan baru tidak lepas adanya jalan setapak menuju rumah warga. Diperkirakan panjang jalannya sekitar 500 meter dan membutuhkan anggaran antara Rp2-3 miliar.
Menurut Wadiyana, dua opsi ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Sebagai contoh, untuk jalan baru lebih murah, tetapi prosesnya akan lebih lama karena lokasinya milik perhutani sehingga membutuhkan izin terlebih dahulu.
“Proses izin ini juga butuh waktu lama. Hal berbeda dengan membuatan jembatan baru, meski lebih mahal bisa langsung dibangun. Makanya, kami kaji lebih mendalam lagi, opsi mana yang terbaik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 35 anak Gunungkidul lolos Sekolah Rakyat 2026. Namun data final masih menunggu SK Gubernur DIY Sri Sultan HB X.
Presiden Prabowo menganugerahkan Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada PM India Narendra Modi atas kontribusinya memperkuat hubungan kedua negara.
Bakom menyebut buku Presiden Solusi menjadi rekap sementara implementasi janji kampanye Presiden Prabowo dan akan terus diperbarui.
Sebanyak 1.500 buruh akan demo di Kemenkeu pada 9 Juli 2026 menuntut pajak pencairan JHT menjadi 0% beserta tiga tuntutan perpajakan lainnya.
Granat tangan aktif ditemukan saat pembangunan toilet di Wisata Karstubing Bantul. Tim Gegana Polda DIY memusnahkannya melalui dua kali disposal.
Gemini AI tidak selalu bisa mentranskrip rekaman suara secara langsung. Ketahui penyebabnya dan beberapa solusi praktis yang dapat dicoba