Ingat! Sertifikat Lomba Bisa Tak Diakui Saat Daftar SPMB 2026
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Ilustrasi longsor./Pixabay-Saiful Mulia
Harianjogja.com, BANTUL—Hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari belakangan menyebabkan beberapa kejadian bencana seperti gerakan tanah yang berdampak pada rusaknya rumah-rumah di Kabupaten Bantul. Seperti pada Rabu (15/2/2023) hujan deras beserta angin membuat tanah di Dusun Karangasem, Kalurahan Muntuk, Kapanewon Dlingo longsor.
Komandan TRC BPBD Bantul, Sulistiyanta mengatakan tanah longsor tersebut sangat berbahaya karena di atasnya terdapat batu besar seukuran orang dewasa.
“Di bangunan rumah di bawahnya itu ada penghuni bangunan sebanyak empat jiwa atau satu KK [Kepala Keluarga],” kata Sulistiyanta dihubungi pada Rabu (15/2/2023).
Sulistiyanta mengatakan bahwa batu tersebut memiliki ukuran panjang 3 meter, lebar 2 meter, tinggi 1,5 meter. Ancaman yang akan terjadi apabila batu tersebut tidak segera ditangani adalah akan menimpa rumah milik Ngatimin.
“Tanah tersebut masih gembur dan jika hujan berkepanjangan, maka longsor akan melebar dan batu besar akan jatuh mengenai rumah,” katanya.
Sementara para penghuni rumah sudah mengungsi di tempat saudaranya yang berada tidak jauh dari rumah.
Pada Sabtu (18/2/2023), baik BPBD DIY, Kabupaten Bantul maupun FPRB Muntuk dan perangkat desa telah mengadakan pertemuan. Terdapat beberapa kesimpulan yang dihasilkan dari pertemuan tersebut seperti BPBD DIY akan melakukan penanganan dengan alat pemecah batu.
BACA JUGA: Sudah 3 Bulan, Warga Korban Longsor di Gunungkidul Masih Tinggal di Bekas Bangunan SD
Lalu, BPBD Bantul dan DIY memberikan sosialisasi kepada pihak kalurahan untuk kemungkinan tersebut apabila terjadi runtuhan batu. Karena itu perlu upaya untuk meminimalkan kerugian harta-benda yang ada di dalam rumah.
Pada Minggu (19/2/2023), TRC BPBD Bantul dan DIY lantas melakukan pemecahan batu tersebut. Hingga artikel ini diterbitkan, proses pemecahan masih berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Google resmi meluncurkan Gemini Intelligence untuk Android, tetapi fitur AI canggih ini hanya tersedia di HP flagship tertentu dengan RAM minimal 12GB.
Juventus terancam gagal lolos ke Liga Champions usai kalah 0-2 dari Fiorentina dan turun ke posisi keenam klasemen Serie A.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.