Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Gunungkidul Kerahkan 120 Petugas
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Pengedara motor melintas di ruas jalan rusak di depan Pasar Ngawen di Kalurahan Kampung, Ngawen. Senin (6/3/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Jalan di sekitar Pasar Ngawen di Kalurahan Kampung, Ngawen dikeluhkan masyarakat. Kondisi jalan dinilai rusak parah sehingga membutuhkan perbaikan agar tidak berbahaya bagi pengguna jalan.
Salah seorang warga di Kalurahan Kampung, Triyono mengatakan Pasar Ngawen menjadi salah satu pusat perekonomian di sisi utara Gunungkidul. Meski demikian, kondisi jalan dinilai memprihatinkan karena kondisinya yang rusak. “Tepat di depan pasar ke utara kondisinya rusak,” kata Triyono, Selasa (7/3/2023).
Menurut dia, akibat kondisi jalan yang rusak, pengendara kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor harus berhati-hati saat melintas. Hal ini dilakukan agar tidak menjadi korban kecelakaan. “Harus pelan-pelan karena memang banyak jalan yang berlubang,” katanya.
BACA JUGA: Ini Jalan Provinsi DIY yang Rusak
Triyono berharap kerusakan ini bisa segera diperbaiki guna mengurangi risiko kecelakaan. Ia berpendapat, sebagai salah satu pusat ekonomi seharusnya kondisi jalan harus benar-benar diperhatikan.
Terlebih lagi, kata dia, lokasi kerusakan tebat berada di depan kantor Kapanewon Nglipar. “Kami hanya bisa berharap segera diperbaiki sehingga aktivitas bisa lancar dan tetunya lebih aman saat melintas di wilayah ini,” ungkapnya.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan berkaitan dengan kondisi jalan rusak di depan Pasar Ngawen.
Menurut dia, jalan ini menghubungkan antara Ngawen dengan Sambirejo. “Memang kondisinya ada yang rusak,” kata Putro.
Dia mengungkapkan, sudah menyusun rencana perbaikan, baik jangka panjang maupun pendek. Untuk jangka pendek, dikarenakan tahun anggaran sudah berjalan dan ruas ini tak masuk prioritas perbaikan, maka belum bisa terlaksana tahun ini.
Meski demikian, sambung Putro, masyarakat tidak perlu khawatir karena tetap ada upaya pemeliharaan dengan cara menambal menggunakan agregat dan aspalt panas di titik-titik yang berlubang. “Itu jadi program jangka pendeknya,” kata mantan Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah ini.
Adapun progam jangka panjang, ia mengaku sudah menyiapkan rencana rekonstruksi atau peningkatan struktur jalan di ruas depan Pasar Ngawen. Meski demikian, pengusulan baru dilaksanakan tahun ini sehingga paling cepat terlaksana di 2024.
“Untuk rekonstruksi juga sangat bergantung dengan kemampuan keuangan daerah. Mudah-mudahan tahun depan bisa terlaksana,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu