Modus Tukar Uang, 2 WNA Gasak Rp4,2 Juta di Gunungkidul
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Ilustrasi./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul mencatat saat sekarang sedang memasuki low season kunjungan wisata. Akibatnya tingkat kunjungan ke destinasi menurun sekitar 20%.
Kepala Dispar Gunungkidul, Muhammad Arif Aldian mengatakan masa low season terjadi antara Februari-Maret. Meski demikian, tingkat kunjungan wisatawan yang rendah diperkirakan akan berlanjut hingga jelang perayaan Idulfitri.
Menurut dia, kondisi ini merupakan hal yang biasa karena terjadi setiap tahunnya. Penurunan terjadi karena tidak ada agenda liburan sekolah yang berpengaruh terhadap kunjungan. “Memang masih ada kunjungan, tetapi ada penurunan sekitar 20 persen,” katanya, Kamis (16/3/2023).
BACA JUGA: PHRI Sleman Sebut Okupansi Hotel Awal Tahun Capai 70 Persen
Aldian optimistis kondisi ini tidak akan selamannya. Pasalnya, setelah lebaran hingga Juni akan menjadi masa peak season, seiring dengan memasuki masa liburan sekolah. “Mudah-mudahan kondisi semakin membaik dan tingkat kunjungan kembali normal seperti sebelum terjadinya pandemi,” katanya.
Tahun ini Dispar Gunungkidul menargetkan kunjungan wisata sebanyak 4,1 juta orang. Total hingga pertengahan Maret orang yang berkunjung ke destinasi wisata di Bumi Handayani sebanyak 437.721 orang. “Memang masih jauh dari target, tetapi kami berusaha hingga akhir tahun bisa tercapai,” katanya.
Ketua Komisi B DPRD Gunungkidul, Sugito mengatakan, ikut mencemarti berkaitan dengan kunjungan wisata di Gunungkidul. Menurut dia, di 2022 lalu, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak terpenuhi. “Ada selisih sekitar Rp5 miliar kekurangannya. Sebab, PAD yang masuk tidak memenuhi target,” katanya.
Menurut dia, sudah ada upaya peningkatan pengawasan untuk mengurangi risiko kebocoran pendapatan di sektor retribusi wisata. Diharapkan dinas pariwisata bisa memaksimalkan potensi agar target PAD bisa tercapai sesuai dengan yang telah direncanankan. “Kami di komisi B ikut terjun langsung mengawasi proses penarikan di lapangan. Pengawasan ini akan kami masukan dalam rekomendasi fungsi pengawasan milik DPRD yang diserahkan ke bupati,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.