Polres Bantul Sita 307 Botol Miras Ilegal dari 14 Lokasi Razia
Polres Bantul menyita 307 botol miras berbagai merek dari 14 lokasi dalam operasi KRYD untuk menekan peredaran minuman keras ilegal.
Warga menimbang sampah anorganik di Kalurahan Bangunharjo dalam kegiatan deklarasi pengelolaan sampah secara mandiri yang diselenggarakan Minggu (19/3/2023). Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, BANTUL—Sedikitnya 17 padukuhan di Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Bantul mendeklarasikan komitmen mereka terhadap pengelolaan sampah mandiri. Gerakan ini sekaligus mendukung kebijakan Pemkab Bantul soal kewajiban pengelolaan sampah secara mandiri dalam rangka penanganan kondisi darurat sampah.
Ketua Kelompok Swadaya Mandiri (KSM) Pilah Berkah Yekti Murwani mengatakan, dalam pengelolaan sampah itu pihaknya melakukan pendampingan melalui sosialisasi dan edukasi bagi warga setempat. Warga diajak untuk menampung sampah anorganiknya ke bank sampah yang sudah dibentuk di Bangunharjo.
BACA JUGA : Pengelolaan Mandiri Dapat Kurangi Pasokan Sampah Bantul
"Sudah empat bukan kami dampingi dan aktivitas penimbangan sudah tiga kali. Kami harapkan masyarakat komitmen terhadap deklarasi ini dan tidak hanya sebagai kegiatan seremonial saja," kata Yekti, Minggu (9/3/2023).
Menurutnya, ajakan pemilahan sampah kepada warga ini juga tidak terlepas dari kondisi TPA Piyungan yang sudah sekarat. Mau tidak mau aktivitas pemilahan sampah harus dimaksimalkan. Salah satu cara ialah dengan memperbanyak keberadaan bank sampah dan mengajak warga untuk ikut serta menabung.
"Memang masih banyak warga yang belum tahu kalau sampah anorganik itu punya nilai ekonomis dan bisa dijual. Selama ini hanya dibakar oleh warga, itu kan sayang sekali," ucapnya.
BACA JUGA : Masalah Sampah Tak Kunjung Usai, Masyarakat Perlu
Dengan menampung lewat bank sampah, warga diajak untuk mengatasi secara mandiri sampah yang dihasilkannya. Selain itu juga bisa dijadikan sumber pendapatan baru lewat sampah organik yang dijual ke sejumlah bank sampah.
"Wilayah Imogiri dan Bangunharjo sudah kami dampingi, ke depan semoga bisa diperluas dan semakin banyak wilayah yang bisa kami jangkau," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Bantul menyita 307 botol miras berbagai merek dari 14 lokasi dalam operasi KRYD untuk menekan peredaran minuman keras ilegal.
Pemda DIY mengantisipasi dampak El Nino dengan memastikan stok pangan, pengelolaan air, dan mitigasi kekeringan di wilayah rawan.
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna
Changan Indonesia meluncurkan Nevo Q05 di GIIAS 2026 dengan harga mulai Rp309 juta dan telah dirakit secara lokal di Purwakarta.
GIIAS 2026 menghadirkan deretan mobil baru dari Mazda, Toyota, Lexus, Suzuki, hingga Hino dengan teknologi hybrid dan EV.
BMKG mengingatkan El Nino kategori kuat meningkatkan risiko kekeringan di Jawa Tengah yang mengancam pertanian dan sumber daya air.