Dana Terbatas, Perbaikan Jalan Kawasan Industri Semin Tahun Ini Hanya 230 Meter
Perbaikan jalan rusak di KPI Candirejo, Semin, Gunungkidul, tahun ini hanya 230 meter dengan anggaran Rp974,6 juta.
Proses evakuasi seorang mahasiswa asal Fakultas Kedokteran UNS yang terjatuh di Luweng Braholo di Kalurahan Purwodadi, Tepus. Minggu (26/3/2023)./Istimewa-Polsek Tepus
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Setelah berupaya selama kurang lebih 7 jam, tim evakuasi gabungan akhirnya berhasil mengangkat tubuh Noval Bachrul Umum, 22, anggota Perhimpunan Mahasiswa Pencinta Alam (PMPA) Fakultas Kedokteran UNS yang terjatuh di Luweng Braholo di Kalurahan Purwodadi, Tepus, Minggu (26/3/2023). Penyintas berhasil dievakuasi sekitar pukul 17.00 WIN dalam kondisi meninggal dunia.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 1 di Pantai Sadeng, Sunu Handoko mengatakan, evakuasi korban melibatkan tim gabungan mulai dari Satlinmas Rescue wilayah 1 dan 2, Basarnas, sukarelawan hingga petugas dari kepolisian dan TNI. Upaya menolong membuahkan hasil karena, korban bisa diangkat ke permukaan pada Minggu sore sekitar pukul 17.00 WIB.
Meski demikian, Sunu memastikan korban dalam keadaan meninggal dunia. Hasil indetifikasi lapangan, Noval mengalami luka di seluruh bagian tubuh mulai dari kaki, tangan, hingga kepala patah. “Lukanya serius karena jatuh dari ketinggian 20 meter dan dasar luweng berupa bebatuan,” kata Sunu saat dihubungi, Minggu petang.
Dia menambahkan, ada empat petugas yang turun ke dasar luweng guna menangkat tubuh korban. Secara keseluruhan, evakuasi berjalan dengan lancar, meski sempat ada kendala lincin di permukaan luweng. “Meski licin, tim gabungan tetap berupaya hingga akhirnya bisa mengangkat korban ke permukaan,” katanya.
BACA JUGA: Anggota Mapala FK UNS Tejatuh di Luweng Braholo Gunungkidul
Setelah diangkat, jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Wonosari. “Dengan diangkatnya korban, maka proses evakuasi dinyatakan ditutup,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Noval Bachrul Umum,22, anggota mahasiswa pencinta alam (Mapala) asal Fakultas Kedokteran UNS terjatuh di Luweng Braholo di Kalurahan Purwodadi, Tepus, Minggu (26/3/2023) sekitar pukul 09.30 WIB. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan korban belum bisa dievakuasi dari dalam luweng.
Pelaksana Harian Kapolsek Tepus, Iptu Ngatimin saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan adanya peristiwa mapala asal Fakultas Kedokteran UNS terjatuh di Luweng Braholo di Kalurahan Purwodadi. “Korban asal Tegal. Noval datang ke lokasi bersama dengan empat temannya untuk survei susur goa. Tapi, belum selesai ada peritiwa laka ini,” kata Ngatimin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perbaikan jalan rusak di KPI Candirejo, Semin, Gunungkidul, tahun ini hanya 230 meter dengan anggaran Rp974,6 juta.
Kemarau berdampak pada budidaya ikan di Sleman, terutama kolam tanah. Pembudidaya diminta mengatur panen dan menunda penebaran benih.
KKP merencanakan pembangunan tujuh Kampung Nelayan Merah Putih di DIY untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan memperkuat usaha perikanan.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menjelaskan penundaan wajib sertifikasi halal hingga 2028 untuk mempertimbangkan kesiapan dan beban biaya UMKM.
GIFTS 2026 UGM menghasilkan 51 dokumen kerja sama dan mempertemukan 79 startup terkurasi dengan 30 calon investor.
Bupati Gunungkidul meminta destinasi wisata yang sepi dievaluasi, mulai dari Embung Sriten hingga pantai dan gua, sesuai potensi kawasan.