Pemkab Sleman Salurkan Bantuan TJSP Rp6,7 Miliar, Sasar Ribuan Warga
Pemkab Sleman bersama Forum TJSP menyalurkan bantuan Rp6,7 miliar melalui Gebyar TJSP Merdeka 2026 untuk beasiswa, sembako, modal usaha, bantuan disabilitas
Ilustrasi dana./Bisnis Indonesia-Dwi Prasetya
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kulonprogo menyiapkan anggaran Rp1 miliar guna mengembangkan kapasitas pelaku industri di Kulonprogo.
Kepala Disdagin Kulonprogo, Sudarna mengatakan bahwa dinasnya memiliki serangkaian kegiatan pengembangan kapasitas pelaku industri seperti pelatihan penumbuhan wirausaha baru.
“Tujuan kami adalah untuk menumbuhkan pelaku baru di bidang industri. Setidaknya kami memiliki anggaran di atas Rp1 miliar guna pengembangan pelaku industri maupun industri itu sendiri,” kata Sudarna dihubungi pada Senin (27/3/2023).
Saat ini Disdagin sedang fokus terhadap pengembangan kapasitas industri batik yang tidak perlu modal besar untuk menjadi pembatik. Sudarna menambahkan bahwa tiap pelatihan yang mereka berikan setidaknya diisi oleh 20 orang.
Sejauh ini sudah ada empat titik yang menjadi lokasi pelatihan batik. Tidak hanya itu, Disdagin juga memfasilitasi para pembatik untuk mendapat sertifikasi merek batik.
Sementara itu, Kabid Perindustrian Disdagin Kulonprogo, Ade Wahyudiyanto mengatakan bahwa pada triwulan pertama 2023, pertumbuhan industri kecil dan menengah di Kulonprogo menunjukkan potensi pertumbuhan yang baik.
“Pertumbuhan di awal tahun ini untuk industri menunjukkan menunjukkan potensi pertumbuhan yang baik. Ada penambahan industri baru. Lalu industri yang lama pun berkembang menuju situasi sebelum pandemi,” kata Ade, Senin (27/3/2023).
BACA JUGA: Kawasan Industri Semin Diperluas hingga 1.500 Hektare
Kendati belum memiliki data konkret, Disdagin optimis karena laju pertumbuhan ekonomi pada akhir 2022 mengalami kenaikan. “Pertumbuhan ekonomi saat ini 4,38 persen sehingga akan mengalami peningkatan juga terkait pertumbuhan industri di Kulonprogo. Tetapi memang kami belum dapat menyebutkan angka pastinya. Pertumbuhannya signifikan,” katanya.
Melalui data Disdagin, tercatat terdapat 15.847 industri di Kabupaten Kulonprogo. Pertumbuhan industri paling banyak terdapat di wilayah perkotaan seperti Wates, Temon, dan Kokap.
Keberadaan Yogyakarta International Airport (YIA) yang kian berkembang juga menjadi pemicu berkembangnya baik industri baru maupun inovasi produk di Kulonprogo.
Disdagin, kata dia, telah memilki prediksi dalam upaya pengembangan industri di Kulonprogo seiring dengan rencana pengembangan aerotropolis dan aerocity.
“Menanggapi rencana pengembangan aerotropolis dan aerocity tersebut, kami mempersiapkan para industri dengan memberikan pelatihan utamanya yang berada di kawasan YIA. Di Kokap ada sentra gula semut, lalu di Temon ada sentra lidah buaya. Kami terus melakukan pembinaan guna menyambut berkembangnya aerotropolis tersebut,” ucapnya.
Lebih jauh, Ade mengatakan bahwa Disdagin bahkan menjalin kerja sama dengan diaspora Jerman untuk bersama dalam mengembangkan baik pelaku maupun industri di Kulonprogo.
Pengembangan tersebut utamanya untuk bidang makanan dan minuman yang jumlahnya mencapai sekitar 11.000 dari 15.847 industri di Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman bersama Forum TJSP menyalurkan bantuan Rp6,7 miliar melalui Gebyar TJSP Merdeka 2026 untuk beasiswa, sembako, modal usaha, bantuan disabilitas
Wabup Kulonprogo mengecek tukang becak yang masuk desil 9. Data kemiskinan dievaluasi agar bantuan dan akses pendidikan tepat sasaran.
Kebun salak seluas 1.500 meter persegi di Sleman terbakar. Damkar menduga api dipicu puntung rokok saat musim kemarau.
Polisi menangkap tiga tersangka karhutla di OKU Timur. Petugas menyita abu, ranting, tanah bekas terbakar dan dua korek api gas.
Bantul menghapus denda PBB-P2 untuk tunggakan 1994-2025. Wajib pajak cukup membayar pokok hingga 31 Desember 2026.
AS memperingatkan China dan negara lain soal sanksi sekunder jika tetap berbisnis dengan Iran melalui kampanye ekonomi terbaru.