PSEL Mundur ke 2028, Jogja Andalkan Gerakan Mas JOS Tekan Sampah
Pengelolaan sampah Jogja diklaim terkendali meski proyek PSEL mundur ke 2028. Produksi 300 ton per hari ditekan lewat Gerakan Mas JOS.
Suasana di Terminal Giwangan, Senin (3/4/2023)/ Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, JOGJA—Kepadatan pemudik di Terminal Giwangan, Jogja, diperkirakan baru akan terjadi pada akhir pekan depan. Sejauh ini, hingga pertengahan Ramadan, belum terjadi kepadatan pemudik yang berarti di tempat tersebut.
BACA JUGA: Masuk Terminal Giwangan, Pemilik Bus Harus Perhatikan Hal Ini
Petugas Pelayanan Terminal Giwangan, Evak Nurwakhid mengatakan saat ini kepadatan di Terminal Giwangan masih sama dengan hari-hari biasa. Belum ada peningkatan.
"Belum [meningkat], kemungkinan akhir pekan besok [mulai padat pemudik]," ucapnya, Senin (3/4/2023).
Menjelang arus mudik, pengelola Terminal Giwangan akan membuat posko mudik bekerja sama dengan Jasa Marga dan kepolisian. Utamanya, mengenai keamanan selama arus mudik. Selain itu, juga akan membantu mengkoordinasikan jika terjadi kekurangan armada.
"Posko lebaran akan kami siapkan jelang arus mudik, khususnya memastikan keamanan. Puncaknya sekitar 20 April 2023, karena cuti bersama dimulai 19 April 2023," lanjutnya.
Dia mengatakan, tahun ini juga akan ada mudik gratis, namun jumlahnya belum bisa dipastikan. Biasanya, kata Evak, mudik gratis diselenggarakan oleh Kementerian, Pemerintah DKI Jakarta, dan Jasa Raharja.
"Tahun lalu Pemerintah Banten, DKI Jakarta, Jasa Raharja, dan Kementerian langsung [adakan mudik gratis]," jelasnya.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) DIY memprediksi 5,9 juta orang masuk Jogja berdasarkan survei Kementerian Perhubungan. Sedangkan prakiraan Dishub DIY menyebut 1,7 juta orang keluar DIY.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dishub DIY Sumariyoto menjelaskan arus lalu lintas selama H-7 hingga H+7 lebaran diperkirakan lebih padat dan ramai dari lebaran tiga tahun terakhir.
"Sekarang lebih longgar dan cuti lebaran juga diperpanjang, berbeda dari tahun sebelumnya artinya kami bersiap-siap ekstra dari tahun sebelumnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan sampah Jogja diklaim terkendali meski proyek PSEL mundur ke 2028. Produksi 300 ton per hari ditekan lewat Gerakan Mas JOS.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.