Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus Kunjungan Wisata Bantul Melonjak
Kunjungan wisata di Bantul melonjak enam kali lipat selama libur Kenaikan Yesus Kristus 2026. Pantai Parangtritis tetap menjadi primadona wisatawan
Ilustrasi Virus Corona/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul mewanti-wanti masyarakat dan wisatawan untuk tetap waspada menyambut masa libur Lebaran mendatang. Peningkatan kasus Covid-19 dampak melonjaknya kunjungan wisatawan ke wilayah setempat harus diwaspadai oleh semua pihak.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul Agus Tri Widyantoro mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sarana dam prasana untuk menghadapi masa libur Lebaran mendatang. Diharapkan sejumlah fasilitas kesehatan dan infrastruktur pendukung siap mewaspadai penularan kasus Covid-19.
"Covid-19 belum sepenuhnya hilang. Meskipun kasus yang membutuhkan perawatan rumah sakit nggak ada, tetapi masih ada yang positif, biasanya ditemukan pada skrining dan tanpa gejala," kata Agus, Senin (3/4/2023).
Oleh karenanya, Dinas Kesehatan Bantul kata dia nantinya akan menyiapkan diri dalam menghadapi gelombang wisatawan yang diprediksi bakal melonjak signifikan pada masa Lebaran nanti. Dengan begitu lonjakan kasus bisa diminimalisir dan ditanggulangi dengan optimal.
"Semua kita siapkan mulai dari prosedur, obat-obatan, fasyankes, testing, siap antisipasi," ujarnya.
Nantinya Pemkab Bantul juga akan mendirikan sejumlah posko kesehatan pada masa mudik dan arus balik Lebaran. Posko tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat dan wisatawan untuk mengakses berbagai macan informasi maupun pelayanan kesehatan.
"Posko kesehatan seperti biasa, nanti kami gabung dengan posko dari Polri," katanya.
Ketua PHRI Bantul Yohanes Yohanes Hendra Dwi Utomo menyebut, lonjakan wisatawan yang cukup signifikan diprediksi akan memasuki Bantul saat libur Lebaran mendatang. Pihaknya berkaca pada libur Lebaran tahun lalu di mana tingkat keterisian kamar hotel sampai di angka 200 persen.
BACA JUGA: AHY Tuding Moeldoko Berupaya Bubarkan Koalisi Perubahan
"Tapi tetap yang kita utamakan itu adalah kesehatan, jangan sampai kita terlena dan cari keuntungan semata, akhirnya tidak memikirkan kesehatan masyarakat yang berkunjung. Tetap CHSE dan prokes akan diprioritaskan," kata dia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kunjungan wisata di Bantul melonjak enam kali lipat selama libur Kenaikan Yesus Kristus 2026. Pantai Parangtritis tetap menjadi primadona wisatawan
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.