Izin Training Ground PSS Sleman Tinggal Tunggu Persetujuan Kementerian
Perizinan training ground PSS Sleman disebut sudah lengkap. Pemkab Sleman kini tinggal menunggu persetujuan Kementerian ATR.
Suasana objek wisata Tebing Breksi saat libur Imlek pada Minggu (14/2/2021). /Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo\r\n\r\n
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwisata Sleman mengajak para pelaku wisata untuk bersiap, salah satunya dengan membersihkan destinasi wisata dalam menyambut libur lebaran yang kian dekat. Mengusung tema Reresik Papan Plesiran, Dayohe Krasan, Rejekine Mapan Dinpar mengajak pengelola wisata maupun desa wisata mulai berbenah menyambut lebaran.
Sejumlah karyawan dan tenaga lapangan Dinpar Sleman diterjunkan ke destinasi wisata untuk melakukan bebersih objek wisata. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Zayid berharap tindakan ini dapat memicu para pengelola objek wisata untuk melakukan kegiatan serupa.
BACA JUGA : 5,9 Juta Wisatawan Diprediksi Kunjungi DIY di Libur Lebaran
"Harapannya aksi ini akan menstimulasi para pengelola destinasi di berbagai lokasi di Sleman yang dikelola oleh masyarakat maupun swasta, dapat secara rutin melakukan hal yang serupa," katanya saat melepas aksi kerja bakti di destinasi wisata di kawasan lereng Merapi pada Rabu (12/4/2023).
Ishadi mengatakan gerakan kerja bakti di destinasi wisata melibatkan karyawan-karyawati dan petugas lapangan Dinpar Sleman untuk mengajak dan menumbuhkan kesadaran gerakan kebersihan di destinasi wisata. Kesadaran melakukan gerakan kebersihan secara swakarsa oleh para pengelola destinasi, Pokdarwis, para pedagang dan pelaku usaha jasa wisata maupun masyarakat yang berada di kawasan destinasi wisata.
"Bahwa untuk mewujudkan kebersihan lingkungan destinasi wisata merupakan tanggung jawab bersama dan tidak bisa dibebankan pada salah satu pihak. Bahkan wisatawan sendiri juga seharusnya turut serta menjaga kebersihan lingkungan destinasi wisata diantaranya dengan tidak membuang sampah sembarangan," katanya.
Di sisi lain kampanye Gerakan Jumat Bersih yang telah diinisiasi selama ini menurut Ishadi juga tetap harus dilakukan secara terus menerus atau simultan. Namun untuk kali ini pelaksanaanya dilakukan lebih awal mengingat akan dilaksanakan Pasar Takjil Kaliurang #2 akan digelar pada tanggal 14 - 19 April 2023. Dalam gelaran tersebut nantinya akan ada 27 stan UMKM dan pelaku pariwisata Kaliurang yang ikut berpartisipasi.
"Pasar Takjil Kaliurang #2 merupakan event kerjasama antara Dinpar Sleman, pelaku pariwisata dan UMKM Hargobinangun dalam upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan khususnya ke kawasan Kaliurang dan sekitarnya," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perizinan training ground PSS Sleman disebut sudah lengkap. Pemkab Sleman kini tinggal menunggu persetujuan Kementerian ATR.
Ana/Trias menyingkirkan Pearly/Thinaah 20-22, 21-18, 21-12 dan melaju ke perempat final Kejuaraan Dunia Badminton 2026.
Progres Tol Jogja-Solo segmen Purwomartani-Maguwoharjo mencapai 47% dan ditargetkan rampung pada 2027 dengan konstruksi elevated.
Laptop bekas Rp1 jutaan masih bisa digunakan untuk kerja dan UMKM. Simak tiga pilihan serta tips mengecek kondisinya sebelum membeli.
Ariana Grande mendapat izin subpoena cepat untuk mengungkap peretas yang diduga mencuri dan membocorkan 45 lagu belum dirilis.
Max Verstappen memperpanjang kontrak Red Bull hingga 2030 dan mengakhiri spekulasi kepindahan ke Mercedes.