28 UMKM Kuliner Jogja Ikuti Kurasi, Bidik Pasar Ritel dan Hotel
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Kondisi banjir di Jalan Ring Road Selatan pascahujan lebat pada Senin (1/5/2023) sore./Harian Jogja-Hadid Husaini\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Beberapa hari belakangan Kota Jogja dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Akibatnya, sejumlah titik di Ring Road Utara dan Selatan tergenang air selama beberapa jam.
Menanggapi banjir yang terjadi di area tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyampaikan genangan tersebut disebabkan karena saluran air atau gorong-gorong tidak mampu menampung besarnya volume air hujan saat itu.
“Di Ring Road mungkin beban penampungan air selokannya tidak seimbang dengan derasnya hujan pada dua tiga hari yang lalu,” katanya di kompleks Kepatihan, Rabu (3/5/2023).
Meski begitu, menurut Sultan, gorong-gorong di DIY sudah dirancang dengan kedalaman tertentu yang semakin ke arah utara DIY semakin melebar.
BACA JUGA: Banjir Genang Ring Road Selatan, Pengalihan Arus Kendaraan Dilakukan
Misalnya untuk kawasan sekitar Malioboro kedalamannya sekitar dua meter, kemudian untuk gorong-gorong di kawasan Alun-Alun Utara akan lebih lebih daripada Kawasan Malioboro.
Dia pun menilai dengan kedalaman tersebut, gorong-gorong di sekitar Kota Jogja mampu menampung volume hujan dengan intensitas tinggi. Menurutnya, genangan mungkin akan terjadi, namun durasinya singkat.
“Itu [banjir] kan insidental, dalam arti beban curah hujan berbeda dengan kondisi gorong-gorong yang ada. Tetapi relatif kalau di sekitar kawasan sini [Kawasan Malioboro] enggak ada masalah, karena sebetulnya tampungan air cukup dalam,” katanya.
Selain itu, menurut Sultan sejumlah embung yang tersebar di DIY pun menjadi solusi untuk menampung air hujan agar tidak terjadi banjir. Embung Langensari, serta PIAT UGM dinilai Sultan ampuh untuk mengatasi banjir di wilayah perkotaan dan area selatan UGM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
KSAL Muhammad Ali menyebut karhutla di Guntung Damar, Banjarbaru, tidak separah kabar yang beredar di media sosial.
Pemerintah tambah 1.500 personel TNI, enam helikopter, OMC, pompa dan bor air untuk memperkuat penanganan karhutla Kalbar.
Malaysia membidik pasar wisata medis Indonesia. Pendapatan dari pasien Indonesia mencapai Rp8 triliun pada 2025, naik 24%.
Pemkab Bantul membahas penataan kawasan Panggung Krapyak, termasuk rencana pengaturan tinggi dan bentuk bangunan di sekitar Sumbu Filosofis.
Hadeging Pakualaman 2026 diperingati dua kali karena kalender Masehi dan Jawa. Ada lomba seni, budaya, aksara Jawa, hingga tradisi.