Pemkot Jogja Target Kurangi Kawasan Kumuh 13,72 Hektare pada 2026
Pemkot Jogja menargetkan penanganan kawasan kumuh seluas 13,72 hektare pada 2026 melalui konsolidasi lahan, program M3K, dan penataan permukiman.
Kondisi banjir di Jalan Ring Road Selatan pascahujan lebat pada Senin (1/5/2023) sore./Harian Jogja-Hadid Husaini\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Beberapa hari belakangan Kota Jogja dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Akibatnya, sejumlah titik di Ring Road Utara dan Selatan tergenang air selama beberapa jam.
Menanggapi banjir yang terjadi di area tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyampaikan genangan tersebut disebabkan karena saluran air atau gorong-gorong tidak mampu menampung besarnya volume air hujan saat itu.
“Di Ring Road mungkin beban penampungan air selokannya tidak seimbang dengan derasnya hujan pada dua tiga hari yang lalu,” katanya di kompleks Kepatihan, Rabu (3/5/2023).
Meski begitu, menurut Sultan, gorong-gorong di DIY sudah dirancang dengan kedalaman tertentu yang semakin ke arah utara DIY semakin melebar.
BACA JUGA: Banjir Genang Ring Road Selatan, Pengalihan Arus Kendaraan Dilakukan
Misalnya untuk kawasan sekitar Malioboro kedalamannya sekitar dua meter, kemudian untuk gorong-gorong di kawasan Alun-Alun Utara akan lebih lebih daripada Kawasan Malioboro.
Dia pun menilai dengan kedalaman tersebut, gorong-gorong di sekitar Kota Jogja mampu menampung volume hujan dengan intensitas tinggi. Menurutnya, genangan mungkin akan terjadi, namun durasinya singkat.
“Itu [banjir] kan insidental, dalam arti beban curah hujan berbeda dengan kondisi gorong-gorong yang ada. Tetapi relatif kalau di sekitar kawasan sini [Kawasan Malioboro] enggak ada masalah, karena sebetulnya tampungan air cukup dalam,” katanya.
Selain itu, menurut Sultan sejumlah embung yang tersebar di DIY pun menjadi solusi untuk menampung air hujan agar tidak terjadi banjir. Embung Langensari, serta PIAT UGM dinilai Sultan ampuh untuk mengatasi banjir di wilayah perkotaan dan area selatan UGM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menargetkan penanganan kawasan kumuh seluas 13,72 hektare pada 2026 melalui konsolidasi lahan, program M3K, dan penataan permukiman.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA . Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Sabtu 4 Juli 2026 cerah sepanjang hari tanpa hujan. Suhu Kota Jogja mencapai 32 derajat Celsius.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Belasan ruas jalan di Kulonprogo diperbaiki sepanjang Juni 2026. DPUPKP fokus tingkatkan keselamatan dan kelancaran akses warga.
Dua pemuda tertangkap warga saat mencuri besi proyek KDMP di Bantul. Polisi dalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain.