Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 21 Oktober, Tarif Rp12.000
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Rabu, 21 Oktober 2026, tersedia enam keberangkatan setiap arah dengan tarif Rp12.000.
Petugas Satpol PP DIY menutup paksa pembangunan perumahan di atas tanah kas desa yang tidak berizin di Maguwoharjo, Depok, Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Satpol PP DIY mengungkap adanya 90 titik tanah kas desa di Kelurahan Maguwoharjo, Depok, Sleman yang disalahgunakan alias dibangun tanpa izin.
Nantinya, setelah adanya putusan pengadilan, Satpol PP DIY akan membongkar bangunan-bangunan yang ada di atas tanah itu.
Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmat menjelaskan sesuai dengan Pergub DIY No 34/2017 tentang Pemanfaatan Tanah Desa, pengembalian tanah kas desa ke pihak desa itu tidak dalam bentuk pelanggarannya tetapi dalam bentuk tanah kosong.
Artinya sebelum pihak desa mengambil tanah itu maka Pemda DIY mengembalikan tanah itu dalam keadaan kosong. “Tentu saja perumahan yang ada di atasnya kan harus dibongkar semua,” ucap dia, Selasa (2/4/2023).
Sementara untuk pembongkaran, kata dia, akan dilakukan setelah nantinya ada putusan dari pengadilan.
“Pada intinya, Pemda DIY tidak ada urusan dengan konsumen yang sudah membeli rumah tersebut ke pengembang. Sehingga berbagai hal berkaitan dengan konsumen harus diselesaikan dengan perusahaan pengembang,” ucap dia.
Sebelumnya diberitakan, Satpol PP DIY kini tengah mengupayakan penyegelan terhadap perumahan di 90 titik tersebut.
Penyegelan dipriotitaskan pada bangunan perumahan dalam jumlah besar. Salah satunya yang telah segel belum lama di Maguwoharjo, perumahan di atas tanah kas desa tanpa izin seluas 6,4 hektare. Dalam waktu dekat ini akan ada tiga lokasi lagi yang akan disegel Satpol PP.
“Yang kami segel [di Maguwoharjo] memang baru satu, rencananya ada tiga lagi, yang kami segel yang besar-besar, yang kecil belum misalnya yang bangunan 3.000 meter persegi, 2.500, 5.000 belum. Kemarin 6,4 hektare yang perumahan Djunas. Bulan ini kami akan lakukan penyegelan di Maguwo,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Rabu, 21 Oktober 2026, tersedia enam keberangkatan setiap arah dengan tarif Rp12.000.
Kapolri mengungkap laboratorium sabu seberat 1,2 ton di Pidie, Aceh, diduga dikendalikan ahli kimia dari jaringan internasional. Sebanyak 11 orang ditangkap.
BPS melakukan ubinan palawija di Sleman untuk mengukur produktivitas jagung, kacang-kacangan, dan ubi jalar sebagai dasar penghitungan estimasi produksi pertani
Disdikpora Kulonprogo mendorong wajib belajar prasekolah satu tahun sebelum SD, dengan fokus pada pemerataan akses dan peningkatan kualitas PAUD.
Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan telah menaati putusan MA terkait sengketa INI dan berharap dualisme kepengurusan segera berakhir.
PSIM Jogja menghadapi Isenmulang tanpa Ze Valente akibat kartu merah. Laskar Mataram berupaya bangkit setelah lima kekalahan beruntun.