Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi prostitusi online - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN–Seorang pria ditangkap polisi atas aksinya memperkosa beberapa wanita yang mendaftar pekerjaan di tempatnya. Pria tersebut mengelabui para korban dengan dalih membuka lowongan prostitusi.
Wakasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Eko Haryanto, menjelaskan tersangka adalah FAS, 34, warga Kulonprogo. Aksi pelaku diawali dengan mengunggah lowongan pekerjaan prostitusi di sebuah grup Facebook pada November 2022.
FAS mengunggah lowongan itu dengan akun palsu bernama Nathalie Ana. Ketika korban, yang merupakan gadis 18 tahun, mendaftar, mereka membuat janji untuk bertemu di sebuah hotel. "FAS menemui sendiri korbannya dengan mengaku sopir Nathalie Ana," ujarnya, Jumat (5/5/2023).
BACA JUGA: Kasus Korupsi Stadion Sultan Agung, Tersangka Ditahan Terkait Nota Fiktif
Di hotel tersebut FAS mengajak korban bersetubuh dengan alasan mengajarkan pekerjaannya. Dalam aksi itu, FAS merekam semua adegan menggunakan handphone. Video ini digunakan untuk mengancam korban.
"Jika tidak mau berhubungan badan, video akan disebarkan di media sosial. Akhirnya tersangka melakukan hubungan badan dengan korban sebanyak 10 kali. Selain korban anak, ada juga korban SL, 19 tahun," ungkapnya.
Kepada korban kedua ini, FAS mengatakan jika ingin mengakhiri hubungan itu maka korban harus mencarikan pengganti atau korban lainnya. Masih ada korban selain dua korban tersebut, namun takut bersaksi karena takut diketahui orang tuanya," kata dia.
Polisi berhasil meringkus FAS dengan cara membuntuti korban ketika janjian bertemu FAS. Penangkapan berlangsung pada 3 April 2023 lalu dan saat ini pelaku telah mendekam di Rutan Polresta Sleman.
Atas perbuatannya FAS dikenakan pasal berlapis yakni Perlindungan Anak dan Tindak Pidana Kekerasan Seksual dengan ancaman hukuman masing-masing 15 tahun penjara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.