Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi pengemudi melintasi jalan tol Jogja Solo yang dibuka fungsional di Sawit, Boyolali, Jawa Tengah./Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Proses pembebasan lahan tol Jogja-Solo juga terus berlanjut. PPK pembebasan lahan tol Jogja Solo, Dian Ardiyansyah, menuturkan persentase berdasarkan bidang, lahan yang telah dibebaskan pada seksi 1 sebesar 80,3% dan seksi 2 sebesar 28,6%.
Di DIY, lokasi yang sudah dibebaskan meliputi Kapanewon Kalasan yakni Tamanmartani, Selomartani, Tirtomartani dan Purwomartani; Kapanewon Prambanan di Kalurahan Bokoharjo; dan Kapanewon Mlati di Kalurahan Tirtoadi.
Meski demikian, belum semua lahan di kalurahan-kalurahan tersebut telah dibebaskan. “Di Bokoharjo, belum semua terbebaskan, masih ada dua SPP yang belum turun surat LMAN dan satu SPP proses surat penjadwalan pembayaran UGK ke P2T [Panitia Pendagaan Tanah],” kata dia.
Kemudian di Tamanmartani, beberapa lahan yang belum dibebaskan sudah dijadwalkan pembayaran UGK-nya pada 11 Mei ini. Sedangkan untuk tanah karakteristik, seperti halnya Jogja-Bawen, akan menggunakan izin Palilah dan serat kekancingan.
Kemudian untuk seksi 3, yakni Jogja-YIA, saat ini masih dalam proses konsultasi publik di wilayah Kulonprogo. “Masih berlangsung sampai akhir Mei. Untuk wilayah Sleman dan Bantul sudah selesai,” ujarnya.
BACA JUGA: Hunian Sementara Warga Terdampak Tol Jogja-Solo untuk Menampung Barang
Progres Jalan Tol Jogja Bawen Seksi 1 Ruas Jogja-SS Banyurejo sepanjang 8,8 km mencapai 36,14% untuk pengerjaan konstruksi dan 64,65% untuk pembebasan lahan. Ditargetkan untuk Seksi 1 di Wilayah DIY keseluruhannya selesai pada 2024.
Salah satu pekerjaan yang sedang dilakukan adalah pekerjaan Jembatan Elevated pada Saluran Mataram, adanya Jembatan Elevated ini di buat agar tidak menggangu aliran sungai sehingga aliran tersebut masih bisa di manfaatkan oleh masyarakat.
Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), A.J. Dwi Winarsa menjelaskan rencana pemasangan Erection Girder (Instalasi Jembatan) Perdana di lokasi Selokan Mataram pada Bulan Mei 2023.
“Pekerjaan ini merupakan proses pengangkatan gelagar beton yang sudah di produksi sehingga jembatan terpasang di atas sungai mataram,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (9/5/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Hyundai Ioniq V mulai Rp311 juta di Tiongkok dengan jarak tempuh hingga 650 km dan teknologi AI serta ADAS L2+.
Mantan polisi yang tinggal di Seoul ditangkap atas dugaan membunuh istrinya di Jeju saat proses perceraian berlangsung.
Rupiah menguat ke Rp17.670 per dolar AS, mengikuti ringgit dan pasar Asia setelah harga minyak turun akibat perkembangan Selat Hormuz.
Pelajar SMA/SMK di DIY didorong menjadi kader pencegah kejahatan jalanan yang dinilai dapat memicu dampak sosial dan ekonomi.
Adam Mosseri mengakui fitur Take a Break Instagram hanya dipakai 1,8 persen remaja sebelum diaktifkan otomatis pada 2024.