DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Sepeda motor milik ASA tampak ringsek di Jalan Raya Jogja-Wates, Dusun Klangon, Argosari, Sedayu, Bantul pada Selasa (11/4/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati saat berkendara di jalanan. Pasalnya, dalam kurun waktu kurang dari 24 jam terjadi dua kecelakaan yang mengakibatkan dua pengendara meninggal dunia.
Peristiwa kecelakaan pertama terjadi di Kapanewon Semanu, tepatnya di Dusun Semanu Selatan, Semanu, Kapanewon Semanu pada, Sabtu (13/5/2023) malam. Kecelakaan ini melibatkan tiga unit sepeda motor yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia.
BACA JUGA: Kecelakaan Lalu Lintas di DIY Didominasi Tabrak Samping dan Belakang
Kanit Gakkum, Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Darmadi mengatakan, kecelakaan terjadi saat sepeda motor Honda GL Pro yang dikendarai Diki,18, warga Tanjungsari melaju dari arah Candirejo menuju Semanu. Sesampainya di lokasi kejadian, Diki menabrak pengendara motor Honda Supra Fit yang dikendarai Subardi,58, warga Semanu.
“Pengendara Honda GL menabrak dari belakang karena kondisi lampu belakang mati,” kata Darmadi kepada wartawan, Minggu (14/5/2023).
Ia menjelaskan, sesaat setelah kejadian, pengendara Honda GL tetap melaju karena mengira korban tidak terjatuh. Nahasnya, setelah melaju Diki terlibat kecelakaan dengan pengendara motor Yamaha RX King.
“Jadi terjadi dua kali tabrakan yang melibatkan tiga motor. Celakaannya, korban Subardi [mengendarai Supra Vit) meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit,” katanya.
BACA JUGA: Kecelakaan Tunggal, Seorang Remaja di Sleman Meninggal Dunia
Kecelakaan kedua terjadi pada Minggu (14/5/2023) di Kapanewon Nglipar, tepatnya di ruas jalan provinsi di Kalurahan Katongan sekitar pukul 09.30 WIB. Kapolsek Nglipar, AKP Sutarjo mengatakan, kecelakaan yang terjadi merupakan kecelakaan tunggal.
Adapun kronologi kejadian bermula saat DA,13, memacu sepeda motor Honda Astrea dari Nglipar menuju Ngawen. Ia berboncengan bersama seorang teman. Nahasnya, di lokasi kejadian tiba-tiba kendaraannya oleng hingga menabrak loneng jembatan dan terpental. "DA dinyatakan meninggal dunia,” kata Sutarjo.
Ia berharap peristiwa ini menjadi pelajaran sehingga kasus yang sama tidak terulang. “Haru berhati-hati saat di jalan agar terhindar dari kecelakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru