Cabai Rawit Jadi Primadona Hortikultura Sleman pada Semester I 2026
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Rumah tak layak huni / Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Tiga warga di Kulonprogo mendapat bantuan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH). Bantuan diberikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kulonprogo di Pedukuhan Siwalan, Kalurahan Sentolo, Kapanewon Sentolo, Kamis (25/5/2023).
Wakil Ketua IV Baznas Kulonprogo, Widiastuti mengatakan bantuan diberikan untuk tiga warga dengan masing-masing mendapat Rp20 juta.
"Bantuan yang kami salurkan untuk tiga rumah, masing-masing dua warga dari Kapanewon Sentolo dan satu dari Kapanewon Panjatan," kata Widiastuti saat ditemui di Padukuhan Siwalan, Sentolo, Kulonprogo.
Widiastuti mengatakan pada 2023 jajarannya berencana memberikan bantuan perbaikan untuk 50 rumah. Sejak Januari sampai Mei 2023, telah disalurkan Rp320 juta untuk perbaikan 16 RTLH.
Penjabat Bupati Kulonprogo, Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan jumlah rumah tak layak huni di Bumi Binangun masih banyak. Karena itu, Pemkab Kulonprogo akan terus memberikan bantuan baik melalui anggaran yang bersumber dari APBD, dana alokasi khusus (DAK), program corporate social responsibility (CSR) maupun Baznas.
"Berdasar pendataan yang dilakukan DPUPKP [Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman] pada 2022, di Kulonprogo masih ada sekitar 7.100 RTLH," kata Made saat ditemui di Pedukuhan Siwalan, Kamis.
Menurut Made, perbaikan RLTH sangat penting karena rumah yang baik dan sehat dapat meningkatkan produktivitas, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Bantuan Rp20 juta yang diberikan diharapkan dapat digunakan untuk membangun rumah secara gotong-royong.
Dijelaskan Made, jumlah RTLH yang telah direhabilitasi hingga Mei 2023 ini mencapai 1.316 unit. Sementara, bantuan stimulan hingga saat ini mencapai sekitar Rp13 miliar dan jumlah dana swadaya masyarakat mencapai Rp39 miliar. "Untuk nilai bantuan rumah keselurahan, baik dari bantuan maupun swadaya mencapai sekitar Rp52 miliar," katanya.
Salah satu warga yang mendapat bantuan, Sudiyono mengatakan rumah tak layak huni (RTLH) berukuran 6 meter X 9 meter miliknya roboh pada Maret 2023 ketika hujan disertai angin kencang melanda Sentolo. Sudiyono yang berada di sisi barat rumah beruntung tidak terluka, karena hanya sisi timur saja yang roboh. "Saya terkena strok sejak 2019 dan tinggal sendiri di rumah," kata Sudiyono saat ditemui di rumahnya di Pedukuhan Siwalan, Kamis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Simak rekomendasi AI terbaik untuk bisnis, mulai ChatGPT, Claude, Copilot, Perplexity AI hingga Jasper AI sesuai kebutuhan kerja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan strategi bertahap mengatasi monyet ekor panjang yang merusak lahan pertanian, termasuk menggandeng UGM.
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi terbesar keempat dunia dalam 25 tahun mendatang.
Pemda DIY mengantisipasi dampak El Nino dengan memastikan stok pangan, pengelolaan air, dan mitigasi kekeringan di wilayah rawan.
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna