Polres Gunungkidul Buru 2 Pelaku Penipuan Proyek KDMP, Sempat Mangkir
Polres Gunungkidul masih menyelidiki dugaan penipuan proyek KDMP. Dua terduga mangkir dari panggilan, sementara tujuh orang dipastikan korban.
Konstruksi gedung DPRD Gunungkidul, Senin (29/5/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pembangunan gedung DPRD Gunungkidul ditarget selesai di akhir November 2023. Meski demikian, setelah jadi belum bisa langsung ditempati karena masih harus dilengkapi dengan fasilitas pendukung lainnya.
Sekretaris DPRD Gunungkidul, Herry Sukaswadi mengatakan target pembangunan di November 2023 merupakan untuk bangunan fisik. Adapun setelah jadi, masih harus dilengkapi dengan fasilitas pendukung lainnya seperti peralatan mebel, dekorasi ruangan hingga mekanikal elektris seperti lampu hingga pendingin ruangan.
“Jadi akhir tahun ini baru fisik bangunan dan kami yakin bisa terselesaikan. Tetapi, belum dapat digunakan karena harus melengkapi fasilitas yang lain,” kata Herry, Senin (29/5/2023).
Menurut dia, pengadaan fasilitas pendukung membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Terlebih lagi, jika nanti harus menggunakan mekanisme lelang, maka proses akan lebih lama.
“Targetnya Maret sudah bisa pindah ke gedung baru. Tapi, kalau tidak, saya harap saat pelantikan dewan hasil Pemilu 2024 bisa terlaksana menggunakan gedung yang baru,” katanya.
Herry menambahkan, sesuai dengan masa jabatan yang berlaku, pergantian anggota DPRD akan dilaksanakan pada pertengahan Agustus 2024. “Saya yakin kalau dewan yang baru [hasil pemilu 2024] sudah bisa, tapi untuk dewan lama [yang sekarang masih menjabat] sangat bergantung dengan situasi dan kondisi pembangunan,” katanya.
BACA JUGA: Terjatuh, Seorang Pekerja Pembangunan Gedung DPRD Gunungkidul Meninggal Dunia
Terpisah, Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Nanang Irawanto mengatakan, penyelesaian gedung DPRD berjalan dengan baik. Tahapan sudah memasuki finalisasi untuk pembangunan Joglo. Selain itu, juga pemasangan lantai keramik, plafon hingga aksesoris eksternal. “Masih proses dan kami optimistis dapat selesai tepat waktu,” katanya.
Menurut dia, untuk pembangunan gedung DPRD, DPUPRKP Gunungkidul bertanggungjawab penuh. Kendati demikian, untuk kepastian kapan gedung baru bisa dipergunakan belum bisa memastikan. “Tentunya kami harus koordinasikan dengan kesekretarian DPRD selaku pengguna,” katanya.
Nanang menambahkan, pembangunan ini dialokasikan anggaran sekitar Rp42 miliar. Hanya saja, setelah proses lelang, alokasi pembangunan hanya menelan biaya sekitar Rp33 miliar. “Masih ada sisa sekitar Rp9 miliar. Ini kami usulkan untuk melengkapi lanskap di kawasan gedung Dewan hingga fasilitas genset,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Gunungkidul masih menyelidiki dugaan penipuan proyek KDMP. Dua terduga mangkir dari panggilan, sementara tujuh orang dipastikan korban.
Jumlah penumpang Trans Jogja Trayek 13 meningkat hampir 20 persen setelah rute diperpanjang hingga Stadion TGP Margoluwih, Seyegan, Sleman.
Harga tiket Spanyol vs Belgia di perempat final Piala Dunia 2026 anjlok 60%! Tiket dari US$2.950 jadi US$1.200. Penyebab: AS dan Ronaldo tersingkir di babak 16
KPK mengamankan 18 orang dalam OTT Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan menyita uang miliaran rupiah, dolar Australia, dolar Singapura, serta logam mulia.
Google hadirkan label "Created or edited with AI" pada iklan. Pengguna bisa cek di My Ad Center. Pengiklan pihak ketiga wajib ungkap manual. Transparansi iklan
Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan di Aceh, Jawa Tengah, Bali, dan NTB untuk memperkuat ketahanan pangan, pasokan air, serta pengendalian banji