DPRD Jogja Soroti Pencegahan Korupsi, Sistem Diminta Diperkuat
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY mengimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya Demam Berdarah Dengue (DBD) apabila terjadi hujan selama musim kemarau.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinkes DIY Setyarini Hestu Lestari menyampaikan terjadinya hujan saat musim kemarau dapat memungkinkan terjadinya penetasan telur nyamuk, termasuk nyamuk aedes aegypti yang membawa virus dengue penyebab demam berdarah.
“Kalau kemarau terus malah enggak apa-apa aman, kalau ada kemarau lalu ada hujan ini yang perlu diwaspadai,” ucapnya saat dihubungi melalui telepon, Jumat (16/6/2023).
Setyarini menyampaikan siklus hidup nyamuk aedes aegypti penyebab demam berdarah cukup cepat, dari siklus telur hingga nyamuk dewasa dapat berlangsung dalam waktu 7-8 hari.
“Kalau hujan, telur nyamuk akan mencari permukaan, kalau telurnya enggak kena air, enggak akan menetas, tetapi apabila terkena air akan menetas, itu masalahnya,” imbuhnya.
Baca juga: Cuaca Sabtu, 17 Juni 2023 di Wilayah DIY Cerah, Saatnya Jalan-jalan
Sehingga untuk mengantisipasi terjadinya demam berdarah, Setyarini mengimbau masyarakat untuk menerapkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Menurut Setyarini, gerakan PSN dapat dilakukan dengan 3 M yakni menguras tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air, dan mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.
Selain itu menurut Setyarini, masyarakat juga dapat menaburkan bubuk larvasida atau bubuk abate pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan.
Menurut Setyarini tempat penyimpanan air dapat menjadi tempat perindukan nyamuk dalam waktu singkat sekitar 7-8 hari, karena itu dia pun mengimbau agar masyarakat sering membersihkan tempat penyimpanan air.
“Bersihkan tempat penyimpanan air untuk tempat perindukan nyamuk, bersihkan sebelum 7 hari, karena 7 hari itu sudah menetas jadi larva, larva menjadi nyamuk dewasa, kemudian nyamuk dewasa akan menggigit orang yang ada di dalam tubuhnya virus [nyamuk] aedes aegypti dia akan menularkan,” katanya.
Sejumlah gejala demam berdarah dengue yang perlu diwaspadai yakni demam tinggi yang terjadi secara mendadak, nyeri kepala, dan nyeri saat menggerakkan bola mata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Prambanan, JCM, dan Ramai Mall. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Sports tourism Indonesia dinilai punya potensi besar, didukung event internasional dan perubahan gaya hidup masyarakat.
Produksi mobil Indonesia mencapai 859.256 unit hingga Agustus 2026. BYD dan Jaecoo masuk 10 besar produsen dengan produksi terbesar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 5 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Bapanas memastikan stok beras premium dan medium di pasar tradisional tersedia. Harga beras premium tercatat Rp14.200 per kg.