Lomba Cerdas Cermat Museum di Gunungkidul Kenalkan Sejarah Lokal
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
Ilustrasi kegiatan belajar di sekolah./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan Gunungkidul menilai adanya sekolah kekurangan murid bukan hal yang baru. Pasalnya, fenomena ini sudah berlangsung lama.
Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Taufik Aminuddin mengatakan hasil PPDB tingkat SD membuktikan bahwa banyak sekolah yang kekurangan murid. Kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu.
“Untuk PPDB SMP baru dimulai, nanti setelah selesai penerimaan akan diketahui berapa sekolah yang kekurangan murid,” katanya, Senin (19/6/2023).
Meski ada kekurangan murid, dia memastikan proses belajar mengajar di sekolah tetap dijalankan sesuai dengan jumlah murid yang diterima. Untuk mengoptimalkan dalam layanan pendidikan, juga ada upaya penggabungan atau regrouping terhadap sekolah-sekolah ini.
BACA JUGA: Hasil PPDB SD di Gunungkidul Diumumkan, Mayoritas Sekolah Kekurangan Murid
Kendati demikian, kebijakan tersebut tidak serta merta bisa dilakukan. Taufik berdalih, penggabungan tidak hanya melihat jumlah siswa di sekolah, namun juga melihat keberadaan sekolah lain yang terdekat.
“Jadi tidak bisa asal gabung karena harus dikaji dengan mempertimbangkan banyak faktor. Sekarang, kami masih melakukan kajian,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati. Menurut dia, regrouping adalah salah satu cara agar standarisasi pelayanan dalam pembelajaran bisa diwujudkan. “Pengabungan sekolah menjadi salah satu cara untuk mengurangi kekurangan siswa di setiap sekolah,” katanya.
Meski demikian, Nunuk memastikan untuk tahun ini tidak ada penggabungan sekolah. Proses regrouping terakhir terjadi di 2022 terhadap SD di Kapanewon Semin dan Tepus. “Untuk sekarang belum ada karena masih dalam kajian,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.