7 Nama Muncul Bersaing Jadi Kepala OPD di Gunungkidul
Lelang jabatan Pemkab Gunungkidul selesai, tujuh kandidat bersaing jadi kepala OPD dan menunggu keputusan bupati.
Foto ilustrasi setop kekerasan/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Katakan Tidak pada Kekerasan Seksual menjadi tema kampanye yang digelorakan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi dan Multi Media, Universitas Mercu Buana menggelar sosialisasi anti kekerasan seksual di lingkungan sekolah. Kegiatan sosialisasi diselenggarakan di SMP Negeri 3 Gedangsari di Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari.
“Untuk tema kami menggunakan tajuk Katakan Tidak Pada Kekerasan Seksual,” kata Kean Bekky, koorinator pelaksaan sosialisasi seperti rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (21/6/2023).
Menurut dia, sosialisasi dilakukan karena resah terkait maraknya kasus kekerasan seksual di Indonesia. Kegiatan ini memberikan gambaran kepada peserta terkait penyebab terjadi kekerasan seksual, jenis-jenis kekerasan seksual, dampak dari adanya tindakan kekerasan seksual.
BACA JUGA: Diiringi Belasan Mobil, Kaisar Jepang Naruhito ke Kraton Jogja lewat Tugu dan Malioboro
“Yang tak kalah penting kami juga berikancara dapat dilakukan agar terhindar dari tindakan kekerasan seksual,” katanya.
Menurut dia, kekerasan seksual dapat memberikan trauma berkepanjangan pada korban. “Upaya penegakan hukum harus dilakukan,” katanya.
“Pelaku kekerasan seksual bukan hanya kaum laki-laki, tetapi kaum perempuan juga bisa,” katanya.
Menurut dia, akan terus melakukan sosialisasi terhadap kegiatan "Katakan Tidak Pada Kekerasan Seksual". Diharapkan lebih banyak kelompok masyarakat di Indonesia yang ikut menyuarakan agenda ini sehingga dapat menekan kasus kekerasan seksual di Indonesia.
“Sosialisasi akan terus kami gencarkan,” katanya.
Guru SMP Negeri 3 Gedangsari, Agus memberikan apresiasi tentang sosialisasi pencegahan kekerasan seksual di lingkungan sekolah. Menurut dia, murid di jenjang SMP telah memasuki masa remaja dan sangat penting untuk memberikan edukasi terkait seksualitas dan permasalahan kekerasan seksual. “Harapannya para siswa bisa menjaga diri agar tidak menjadi pelaku maupun korban kejahatan seksual,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lelang jabatan Pemkab Gunungkidul selesai, tujuh kandidat bersaing jadi kepala OPD dan menunggu keputusan bupati.
JAECOO telah mengirimkan 16.000 unit J5 EV ke konsumen Indonesia. SUV listrik ini dibanderol mulai Rp279,9 juta.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp81.300 per kg berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (25/5/2026)