Lurah Ngestirejo Terpilih Jadi Ketua PKDI DIY Periode 2026-2031
Wahyu Suhendri terpilih menjadi Ketua PKDI DIY periode 2026-2031. Ia berkomitmen memperjuangkan aspirasi lurah dan kesejahteraan masyarakat.
Objek wisata Gunung Ireng di Patuk, Gunungkidul./Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seiring adanya usulan untuk pemekaran wilayah di masyarakat. Pemkab Gunungkidul hingga sekarang tidak memiliki rencana melakukan hal tersebut.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Muhammad Arif Aldian mengatakan, secara langsung belum mendengar gagasan pemekaran Kabupaten Gunungkidul. Hanya saja, ia mengakui kabar tersebut sudah banyak beredar. “Kalau secara langsung belum mendengar, tapi memang ada isu tersebut,” katanya, Jumat (23/6/2023).
BACA JUGA : Muncul Usulan Pemekaran Gunungkidul Jadi 2 Kabupaten
Aldian mengungkapkan, ide tersebut masih sebatas isu di masyarakat. Pasalnya, hingga sekarang di dalam rapat-rapat yang dilaksanakan, pemkab tidak pernah membahas tentang pemekaran. Menurutnya, pemekaran wilayah sudah diatur dalam Undang-Undang No.14/2014, tapi tidak bisa serta merta dilakukan.
Ia beralasan, pemekaran harus mempertimbangkan berbagai aspek terkait dengan urgensi, sisi perysaratan, parameter dan proses yang harus melalui kajian yang mendalam. “Kalau dari pemkab belum pernah membahas terkait isu pemekaran wilayah,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, ada desakan untuk pemekaran kabupaten yang akhir-akhir ini muncul di masyarakat. Salah satu usulan ini disuarakan oleh mantan Anggota DPRD DIY, Slamet.
Menurut dia, secara administratif kewilayah terlalu luas sehingga pelaksanaan pembangunan kurang optimal dan tidak merata. “Saya setuju kalau dimekarkan menjadi dua kabupaten,” kata Slamet.
BACA JUGA : Beredar Kabar Pemekaran Wilayah Jogja Sampai ke Sleman
Dia menjelaskan, alasan pemekaran untuk percepatan pembangunan wilayan, peningkatan kesejahteraan masyarakat. selain itu, untuk pelayanan umum, pemberdayaan masyarakat serta percepatan pemanfaatan potensi daerah yang lebih optimal. “Untuk pemekarannya antara sisi timur dengan barat,” katanya.
Menurut Slamet, wacana pemekaran sah secara hukum. Hal ini diatur dalam Undang-Undang No.23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pasal 32 hingga 43. Ia tidak menampik ada dua persyaratan yang harus dipenuhi. Dua syarat ini tidak ada masalah karena Kabupaten Gunungkidul bisa memenuhi syarat-syarat tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wahyu Suhendri terpilih menjadi Ketua PKDI DIY periode 2026-2031. Ia berkomitmen memperjuangkan aspirasi lurah dan kesejahteraan masyarakat.
Peretasan Binance berpotensi rugikan Rp102,6 triliun. OJK mengingatkan pelaku kripto memperkuat keamanan dan perlindungan aset investor.
Dugaan penyadapan ponsel Prabowo disorot Yudi Prayudi. Pengawasan kewenangan pejabat dan fasilitas penyadapan Polri menjadi perhatian.
SIIDEF 2026 di Pendhapa Art Space Bantul memamerkan karya desain produk dari tujuh negara hingga 10 November 2026.
Panewu Cangkringan mengimbau penambang pasir dan warga di sekitar sungai berhulu Merapi mewaspadai potensi lahar dingin saat musim hujan.
Perlinsos Digital telah mencatat 18,2 juta keluarga. Pemerintah menargetkan 96 juta keluarga terdaftar pada akhir 2026.