DPRD Bantul Kawal Target Perbaikan 600 Km Jalan hingga 2030
DPRD Bantul mengawal target perbaikan 600 km jalan hingga 2030 di tengah tren penurunan anggaran sektor pekerjaan umum.
Petugas berjaga di area Titik Nol pada Sabtu (27/6/2020) malam-Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA—UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya (UPT Malioboro) Kota Jogja masih memburu pelaku yang diduga melakukan tindakan asusila di titik nol pada Sabtu (24/6/2023) malam.
Dalam foto yang tersebar luas di sosial media tersebut, terlihat ada seorang laki-laki dan perempuan seolah sedang bercumbu di ruang publik.
BACA JUGA: Bikin Macet, UPT Larang Keras Pengunjung Lakukan Hal Ini
Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Jogja Ekwanto mengatakan, sampai saat ini belum menemukan pelaku. Diduga kejadian itu berlangsung sekitar pukul 22.30 WIB. Petugas, kata dia, saat ini telah menelusuri sejumlah lokasi sesuai dengan keterangan dan ciri-ciri di foto, tetapi hasilnya nihil.
"Belum diketahui pelakunya. Semalam sudah kami perintahkan untuk diselidiki dengan tanda-tanda yang seperti di foto sampai ke alun-alun malah tapi tidak ketemu," jelasnya, Minggu (25/6/2023).
Dalam sebulan ini sudah ditemukan dua kali tindakan asusila di kawasan Malioboro. Rekaman video dan fotonya tersebar luas di sosial media. Pertama terjadi pada awal Juni lalu di kawasan pedestrian setempat dan kini di kawasan titik nol km. Untuk kejadian yang kedua, Ekwanto mengaku ada petugas yang saat itu berjaga di sana, tetapi kebetulan sedang tidak melihat ke arah pasangan muda-mudi itu.
"Di sana ada petugas memang tapi pas tidak melihat, ada 15 orang di sana yang jaga," katanya.
Pihaknya saat ini masih memburu pasangan tersebut untuk ditindaklanjuti. Petugas telah memeriksa rekaman CCTV milik Dinas Perhubungan untuk mengidentifikasi terduga pelaku. Di sisi lain pihaknya berupaya menambah petugas jaga di titik-titik yang dinilai rawan terhadap tindakan asusila.
"Kita akan tingkatkan pengawasan dan tambah petugas. Tempat yang tidak seramai titik nol km nanti petugasnya akan kita geser untuk mengkover area yang sangat fatal ketika malam minggu," jelasnya.
Pihaknya juga mengimbau kepada pengunjung Malioboro agar tetap menjaga sopan santun saat beraktivitas di kawasan itu. Hal-hal yang seharusnya tidak dilakukan di ruang publik hendaknya ditaati. Jangan sampai pengunjung yang lain merasa resah.
"Perilaku yang tidak semestinya apalagi bersifat privasi sebagaimana orang timur alangkah baiknya tidak di tempat umum dilakukan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul mengawal target perbaikan 600 km jalan hingga 2030 di tengah tren penurunan anggaran sektor pekerjaan umum.
DTSEN mencatat 4,33 juta KPM baru sejak diterapkan. Pemutakhiran data dilakukan agar bansos menjangkau warga yang memenuhi kriteria.
Tiga awak KM Balama GT 27 ditemukan selamat setelah hilang kontak tiga hari di perairan Banggai dan terdampar di Sulawesi Utara.
Suahasil Nazara menegaskan komitmen menjaga APBN agar mendorong pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Indonesia hingga 2029.
Desa Wisata Sasak Ende menghadirkan kehidupan tradisional Sasak lewat rumah adat, Gendang Beleq, Peresean dan aktivitas warga.
Pengacara di Semarang diduga dikeroyok setelah melerai keributan di kafe. Tiga orang dilaporkan dan polisi memastikan kasus masih berjalan.